Sejarah Kesultanan Perlak, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

AKURAT.CO Kesultanan Perlak dikenal sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara yang berdiri pada tahun 840 M di wilayah Peureulak, Aceh Timur.
Sejarah Kesultanan Perlak bermula dari kedatangan rombongan pedagang dari Mekkah sekitar tahun 800 M dan menyebarkan dakwah Islam.
Salah satu tokoh utama dari rombongan dakwah Islam ini adalah Sayid Ali Al-Muktabar yang kemudian menikahi putri setempat, Tansyir Dewi. Dari pernikahan ini lahirlah Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah yang menjadi pendiri dan sultan pertama Perlak.
Baca Juga: Mengenal Kesultanan Banten, Kerajaan Islam yang Berdiri di Banten dan DKI Jakarta
Perkembangan dan Kejayaan
Letak Peureulak yang strategis di jalur perdagangan Selat Malaka membuatnya berkembang pesat sebagai pelabuhan niaga.
Kayu perlak yang berkualitas tinggi menjadi komoditas penting untuk pembuatan kapal, menarik banyak pedagang dari Arab, Persia, India.
Perkawinan antara saudagar muslim dan penduduk lokal pun mempercepat proses penyebaran Islam di wilayah ini.
Kejayaan Kesultanan Perlak terjadi pada masa pemerintahan Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin II (1230-1267 M). Pada masa ini, Perlak berkembang pesat, terutama dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam serta menjadi pusat perdagangan yang ramai.
Baca Juga: Disematkan Tanjak Melayu, Ganjar Resmi Jadi Keluarga Kesultanan Palembang Darussalam
Konflik dan Dinasti
Selain meraih kejayaan, Kesultanan Perlak pun sempat mengalami konflik internal antara pengikut Syiah dan Sunni yang kemudian diselesaikan melalui perjanjian Alue Meuh dengan membagi pemerintahan menjadi dua bagian.
Selain itu, Kesultanan Perlak juga pernah terlibat perang dengan Kerajaan Sriwijaya, namun akhirnya mampu mempertahankan eksistensinya.
Baca Juga: Situs Kesultanan Aceh Ditemukan di Proyek Jalan Tol Sibanceh
Akhir Kesultanan Perlak
Setelah berdiri selama lebih dari 450 tahun dan dipimpin 18 sultan, Kesultanan Perlak berakhir pada 1292 Masehi.
Wilayahnya kemudian bergabung dengan Kerajaan Samudra Pasai yang juga menjadi pusat penyebaran Islam di Nusantara.
Dengan ini, Kesultanan Perlak menjadi awal sejarah penyebaran Islam di Indonesia lewat dakwah, pendidikan dan jaringan dagang internasional.
Dengan menanamkan nilai-nilai baik Islam yang akhirnya mengakar kuat dalam sejarah Indonesia. Pengaruhnya pun masih terasa hingga kini.
Baca Juga: Mesjid Raya Medan, Bukti Kehebatan Kesultanan Deli
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







