Apakah Hujan Meteor Berbahaya Bagi Manusia? Ini Penjelasan Ilmiahnya

AKURAT.CO Fenomena Hujan Meteor Lyrid diprediksi mencapai puncaknya pada malam ini, Rabu (22/4/2026), dan dapat disaksikan di berbagai wilayah Indonesia.
Di tengah antusiasme masyarakat menyaksikan langit malam, muncul pertanyaan yang cukup sering ditanyakan tentang apakah hujan meteor berbahaya bagi manusia?
Dikutip dari situs resmi BRIN, Rabu (22/4/2026), meteor atau yang sering disebut "bintang jatuh" merupakan fenomena cahaya yang muncul saat benda antariksa memasuki atmosfer bumi.
Peristiwa ini terjadi karena orbit Bumi beririsan dengan jalur benda langit seperti komet atau asteroid. Ketika Bumi melintasi jalur tersebut, serpihan kecil berupa batuan akan masuk ke atmosfer dan terbakar, sehingga tampak sebagai cahaya terang di langit.
Baca Juga: Apa Itu Hujan Meteor Lyrid? Fenomena Langit Langka Hiasi Indonesia Malam Ini
Berbeda dengan meteor biasa yang muncul secara acak, hujan meteor seperti Hujan Meteor Lyrid dapat diprediksi dan terjadi secara berkala setiap tahun.
Fenomena Hujan Meteor Lyrid sendiri dikenal sebagai hujan meteor tahunan yang dapat diamati setiap bulan April.
Apakah Hujan Meteor Berbahaya?
Dikutip dari BRIN, Peneliti Pusat Riset Antariksa, Andi Pangerang Hasanuddin, menyebut bahwa hujan meteor tidak berbahaya bagi manusia.
Hal ini karena sebagian besar meteor memiliki ukuran sangat kecil, bahkan sering kali lebih kecil dari butiran pasir. Saat memasuki atmosfer, meteor akan terbakar habis sebelum mencapai permukaan Bumi.
Selain itu, fenomena ini juga tidak menimbulkan dampak lingkungan seperti penipisan lapisan ozon.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir saat menyaksikan hujan meteor, karena fenomena ini tergolong aman.
Masih dikutip dari BRIN, peneliti Andi Pangerang Hasanuddin menjelaskan bahwa benda antariksa yang berpotensi berbahaya umumnya berukuran lebih dari 140 meter.
Jika benda tersebut memiliki lintasan yang sangat dekat dengan Bumi, maka ada kemungkinan dapat menimbulkan dampak jika jatuh ke permukaan. Namun, kejadian seperti ini sangat jarang terjadi.
Dalam beberapa kasus, benda langit justru akan hancur lebih dulu akibat pengaruh gravitasi Bumi saat mendekat.
Baca Juga: Jadwal Hujan Meteor Lyrid Malam Ini: Jam Berapa Puncaknya di Indonesia?
Tips Aman Menyaksikan Hujan Meteor
Fenomena seperti Hujan Meteor Lyrid justru menjadi momen menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Agar bisa melihatnya dengan jelas, kamu bisa:
Mencari lokasi yang gelap dan jauh dari cahaya kota
Memastikan langit cerah tanpa awan
Mengamati setelah pukul 23.00 WIB hingga dini hari
Membiarkan mata beradaptasi dengan gelap selama 15–20 menit
Tidak diperlukan teleskop atau alat khusus untuk menikmati fenomena ini.
Dengan demikian, hujan meteor bukanlah fenomena berbahaya, melainkan pertunjukan alam yang indah dan aman untuk dinikmati. Jadi, kamu bisa menyaksikan Hujan Meteor Lyrid malam ini tanpa rasa khawatir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








