Apakah Kesetaraan Gender Bertentangan dengan Nilai Budaya?
AKURAT.CO Kesetaraan gender sering menjadi perdebatan, terutama ketika dikaitkan dengan nilai budaya yang sudah mengakar di masyarakat.
Banyak yang bertanya, apakah kesetaraan gender justru bertentangan dengan budaya, atau sebenarnya bisa berjalan seiring?
Baca Juga: Dampak Kesetaraan Gender terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Kesetaraan gender adalah prinsip bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak, kesempatan, dan perlakuan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.
Sementara itu, nilai budaya merupakan norma, tradisi, dan kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam beberapa kasus, memang terdapat benturan.
Misalnya, budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pihak dominan bisa dianggap tidak sejalan dengan prinsip kesetaraan.
Namun, ini bukan berarti kesetaraan gender menolak budaya secara keseluruhan.
Budaya bukan sesuatu yang kaku. Seiring waktu, budaya selalu mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Banyak nilai budaya yang tetap bisa dipertahankan tanpa harus mengorbankan prinsip keadilan.
Kesetaraan gender justru dapat memperkuat budaya dengan menghilangkan praktik diskriminatif yang tidak lagi relevan.
Kesetaraan gender tidak harus bertentangan dengan nilai budaya.
Keduanya bisa berjalan beriringan jika budaya dipahami sebagai sesuatu yang dinamis.
Sonia Happytrie Setia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







