Penyebab Sungai Cepat Meluap dan Cara Mencegahnya

AKURAT.CO Banjir sering tiba-tiba datang setelah hujan deras dan salah satu penyebab utama banjir adalah sungai yang cepat meluap.
Fenomena ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh berbagai faktor lingkungan dan aktivitas manusia.
Yuk, kita bahas lebih dalam tentang penyebab sungai cepat meluap agar kita bisa lebih waspada dan tahu cara mencegahnya!
Baca Juga: Hujan Lebat di Gujarat India: Sungai Meluap, 9 Ribu Warga Mengungsi
Ciri-ciri Sungai Meluap
Dilansir dari Kumparan, berikut ciri-ciri sungai meluap sebelum terjadinya banjir:
Air Sungai Terlihat Keruh
Perubahan warna air menjadi lebih cokelat dan kotor menunjukkan banyaknya lumpur dan material yang terbawa arus kuat, tanda debit air sedang naik.
Permukaan Air Sungai Cepat Naik
Tanda selanjutnya sungai akan meluap terlihat dari kenaikan air yang tiba-tiba, biasanya akibat hujan deras terus-menerus, tanggul jebol, atau aliran yang tersumbat.
Suara Aliran Sungai Semakin Bising
Ketika sungai mulai mengeluarkan suara gemuruh keras, itu pertanda debit air meningkat tajam dan sedang bergerak dengan kekuatan besar.
Arus Sungai Semakin Kuat
Jika air mulai mengalir deras dan membawa benda besar seperti kayu atau sampah, itu menandakan tekanan air meningkat dan risiko luapan semakin tinggi.
Baca Juga: Teknologi Pengolahan Air Modern di PIK 2, Air Sungai Diolah Jadi Air Layak Minum
Penyebab Sungai Cepat Meluap
Curah Hujan Tinggi dan Intensitas yang Lama
Penyebab paling umum dari sungai yang cepat meluap adalah curah hujan tinggi dalam waktu lama. Saat hujan turun terus-menerus, air dari permukaan tanah, pegunungan, dan anak sungai mengalir menuju sungai utama.
Jika volume air melebihi kapasitas sungai, maka air akan meluap ke daratan dan menyebabkan banjir.
Penumpukan Sampah di Sungai
Sampah yang menumpuk di aliran sungai bisa menghambat laju air. Ketika air tidak bisa mengalir dengan lancar, tekanan air meningkat dan akhirnya menyebabkan sungai meluap.
Inilah alasan mengapa kebersihan sungai harus dijaga agar air tetap mengalir dengan lancar.
Pendangkalan Sungai Akibat Sedimentasi
Pendangkalan sungai terjadi karena penumpukan lumpur, pasir, dan sampah di dasar sungai. Akibatnya, daya tampung sungai berkurang drastis.
Pembangunan di Bantaran Sungai
Banyak kawasan bantaran sungai yang dijadikan tempat tinggal. Ketika area ini ditutup oleh bangunan seperti jembatan kecil, gorong-gorong tersumbat dan bangunan liar, air hujan tidak terserap ke tanah dan langsung mengalir ke sungai dan mempercepat terjadinya luapan.
Sistem Drainase yang Buruk
Air hujan yang seharusnya mengalir ke saluran pembuangan malah menggenang di jalan atau langsung menuju sungai tanpa penyaringan. Sistem drainase buruk mempercepat aliran air ke sungai dan meningkatkan risiko luapan.
Penggundulan Hutan
Ketika pepohonan di kawasan hulu ditebangi secara masif, tanah kehilangan kemampuannya untuk menahan dan menyerap air hujan. Akibatnya, air hujan langsung mengalir deras menuju sungai tanpa terserap terlebih dahulu, membuat debit air meningkat drastis dan mempercepat terjadinya luapan sungai.
Tanggul Rusak atau Jebol
Ketika tanggul sungai sudah berusia tua, mengalami keretakan, atau tidak pernah diperbaiki, daya tahannya akan menurun. Saat debit air meningkat akibat hujan deras, tekanan dari aliran sungai bisa membuat tanggul tersebut roboh atau jebol, sehingga air meluber keluar
Cara Mencegah Sungai Cepat Meluap
Memantau curah hujan, dan memberikan peringatan dini ketika terjadi penurunan tekanan udara yang berpotensi menimbulkan badai dan hujan lebat.
Menanam kembali pohon di daerah hulu sungai.
Melakukan pengerukan sungai secara rutin untuk mengurangi sedimentasi.
Tidak membuang sampah ke sungai atau saluran air.
Menjaga fungsi daerah resapan air dan tidak membangun di bantaran sungai.
Memperbaiki dan membersihkan sistem drainase.
Segera memperbaiki tanggul yang rusak.
Dari berbagai penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penyebab sungai cepat meluap tidak hanya berasal dari faktor alam seperti curah hujan tinggi, tetapi juga akibat ulah manusia seperti penggundulan hutan, pembuangan sampah ke sungai, serta pembangunan di bantaran sungai.
Jika kondisi ini dibiarkan, risiko banjir akan semakin besar dan membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








