Apa Itu Greenpeace? Ini Sejarah, Tujuan, dan Kegiatannya

AKURAT.CO Greenpeace merupakan organisasi lingkungan internasional yang dikenal melalui berbagai kampanye untuk melindungi bumi dari kerusakan lingkungan. Organisasi ini menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari deforestasi, perubahan iklim, pencemaran laut, hingga penggunaan energi berbahan bakar fosil.
Greenpeace menjalankan kegiatannya melalui riset, investigasi, kampanye publik, advokasi, serta aksi damai untuk mendorong perubahan kebijakan dan praktik yang berdampak terhadap lingkungan.
Di Indonesia, organisasi ini turut menyuarakan berbagai persoalan lingkungan, seperti perlindungan hutan, krisis iklim, polusi udara, dan kelestarian laut.
Baca Juga: Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
Lantas, apa itu Greenpeace, bagaimana sejarah berdirinya, dan apa saja tujuan serta kegiatannya?
Apa Itu Greenpeace?
Greenpeace adalah organisasi kampanye lingkungan independen yang beroperasi di tingkat nasional dan internasional. Organisasi ini bertujuan melindungi bumi agar tetap mampu menopang kehidupan manusia dan berbagai makhluk hidup lainnya.
Mengutip situs resmi Greenpeace Indonesia, organisasi ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengungkap persoalan lingkungan, mendorong pemerintah dan perusahaan bertanggung jawab, serta mencari solusi yang berkelanjutan.
Greenpeace dikenal menggunakan pendekatan kampanye yang kreatif, aksi tanpa kekerasan, dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Pendekatan tersebut digunakan untuk meningkatkan perhatian publik terhadap persoalan lingkungan sekaligus mendorong perubahan.
Greenpeace juga menekankan pentingnya independensi dalam menjalankan kampanyenya. Organisasi ini menyatakan tidak menerima pendanaan dari pemerintah, perusahaan, maupun partai politik.
Sejarah Berdirinya Greenpeace
Sejarah Greenpeace bermula pada 1971 ketika sekelompok aktivis berlayar dari Vancouver, Kanada, menggunakan kapal nelayan tua bernama Phyllis Cormack.
Mereka melakukan perjalanan untuk memprotes rencana uji coba senjata nuklir Amerika Serikat di Pulau Amchitka, Alaska. Kawasan tersebut merupakan habitat satwa liar, termasuk berang-berang laut dan elang kepala botak.
Para aktivis ingin meningkatkan perhatian masyarakat terhadap risiko uji coba nuklir terhadap lingkungan. Meskipun perjalanan mereka tidak mencapai tujuan sebagaimana direncanakan, aksi tersebut menarik perhatian publik dan membantu memperluas gerakan penolakan terhadap uji coba nuklir.
Uji coba nuklir Amerika Serikat di Amchitka berakhir pada 1971. Pulau tersebut kemudian ditetapkan sebagai kawasan perlindungan satwa.
Seiring berjalannya waktu, Greenpeace memperluas kegiatan kampanyenya ke berbagai persoalan lingkungan. Isu yang disoroti antara lain perburuan paus komersial, pencemaran, perlindungan hutan, dan perubahan iklim.
Greenpeace International dibentuk pada 1979 dan berkantor pusat di Amsterdam, Belanda. Organisasi ini kemudian berkembang menjadi jaringan kampanye lingkungan yang beroperasi di berbagai negara.
Baca Juga: Jadi Kontributor Utama Masalah Iklim, Greenpeace Minta Elon Musk hingga Dorsey Bersihkan Bitcoin!
Baca Juga: Jadi Kontributor Utama Masalah Iklim, Greenpeace Minta Elon Musk hingga Dorsey Bersihkan Bitcoin!
Sejak Kapan Greenpeace Hadir di Indonesia?
Greenpeace hadir di Indonesia sejak 2005. Sejak saat itu, organisasi ini menjalankan berbagai kampanye untuk menyoroti persoalan lingkungan di Tanah Air.
Fokus kampanyenya mencakup perlindungan hutan, krisis iklim, energi, kelestarian laut, dan persoalan lingkungan perkotaan.
Dalam menjalankan kegiatannya, Greenpeace Indonesia melakukan riset, dokumentasi, publikasi, kampanye, dan advokasi. Organisasi ini juga mengajak masyarakat berpartisipasi melalui petisi, dukungan publik, serta kegiatan yang berkaitan dengan kampanye lingkungan.
Informasi mengenai kegiatan dan program Greenpeace Indonesia dapat ditemukan melalui situs resmi organisasi tersebut.
Apa Tujuan Greenpeace?
Tujuan utama Greenpeace adalah melindungi bumi dan menjaga keberagaman kehidupan di dalamnya. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, organisasi ini menjalankan kampanye yang berfokus pada sejumlah persoalan lingkungan.
1. Melindungi hutan dan keanekaragaman hayati
Greenpeace mengampanyekan perlindungan hutan alam dan pencegahan kerusakan ekosistem. Hutan memiliki peran penting sebagai habitat berbagai spesies, penyimpan karbon, serta penopang kehidupan masyarakat.
Di Indonesia, isu perlindungan hutan berkaitan dengan deforestasi, kebakaran hutan dan lahan, serta aktivitas industri yang berpotensi mengubah fungsi kawasan hutan.
Melalui kampanye dan investigasi, Greenpeace berupaya meningkatkan perhatian publik terhadap dampak kerusakan hutan dan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.
2. Mengatasi perubahan iklim
Perubahan iklim menjadi salah satu fokus kampanye Greenpeace. Organisasi ini mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca dan perubahan sistem energi untuk mengurangi dampak aktivitas manusia terhadap iklim.
Salah satu isu yang disoroti adalah penggunaan bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam.
Greenpeace mendorong peralihan menuju energi terbarukan serta kebijakan yang dapat mengurangi emisi. Upaya tersebut berkaitan dengan kebutuhan untuk menekan pemanasan global dan mengurangi risiko dampak perubahan iklim.
3. Menjaga kelestarian laut
Laut merupakan ekosistem penting yang menyediakan sumber pangan dan menjadi habitat bagi berbagai jenis makhluk hidup.
Greenpeace mengampanyekan perlindungan ekosistem laut dari berbagai ancaman, termasuk penangkapan ikan yang merusak, eksploitasi berlebihan, dan pencemaran.
Organisasi ini juga menyoroti persoalan sampah plastik yang dapat mencemari perairan dan mengancam kehidupan satwa laut.
4. Mengurangi pencemaran lingkungan
Greenpeace turut menyoroti pencemaran udara, air, dan tanah yang dapat berdampak terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat.
Polusi udara, misalnya, dapat berkaitan dengan emisi kendaraan, aktivitas industri, pembangkit listrik, dan pembakaran bahan tertentu.
Melalui kampanye publik dan advokasi, Greenpeace mendorong pengendalian sumber pencemaran serta kebijakan yang mendukung lingkungan lebih sehat.
5. Mendorong perdamaian dan menentang ancaman nuklir
Selain persoalan lingkungan, sejarah Greenpeace juga berkaitan dengan gerakan perdamaian dan penolakan terhadap uji coba senjata nuklir.
Sejak awal berdirinya, organisasi ini menghubungkan perlindungan lingkungan dengan upaya mengurangi ancaman terhadap kehidupan manusia dan alam.
Greenpeace memasukkan penentangan terhadap ancaman nuklir dan komitmen terhadap aksi tanpa kekerasan sebagai bagian dari prinsip organisasinya.
Apa Saja Kegiatan Greenpeace?
Greenpeace menjalankan sejumlah kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan dalam penanganan masalah lingkungan.
Berikut beberapa bentuk kegiatannya.
1. Melakukan riset dan investigasi
Greenpeace mengumpulkan informasi, melakukan investigasi, serta menerbitkan laporan mengenai persoalan lingkungan. Hasil riset tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan masalah yang ditemukan dan mendukung kampanye organisasi.
2. Mengadakan kampanye publik
Kampanye dilakukan melalui publikasi, media sosial, petisi, kegiatan edukasi, dan berbagai bentuk komunikasi publik lainnya. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong partisipasi dalam perlindungan lingkungan.
3. Melakukan aksi damai
Greenpeace dikenal dengan aksi langsung tanpa kekerasan. Aksi tersebut dapat berupa demonstrasi damai atau kegiatan kreatif untuk menarik perhatian publik terhadap persoalan tertentu.
4. Melakukan advokasi kepada pemerintah dan perusahaan
Greenpeace menyampaikan tuntutan serta rekomendasi terkait kebijakan dan praktik yang dinilai berdampak terhadap lingkungan. Organisasi ini juga mendorong pihak yang terkait agar mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut.
5. Mendorong solusi berkelanjutan
Selain mengkritik praktik yang dinilai merusak lingkungan, Greenpeace mengampanyekan berbagai alternatif, termasuk perlindungan ekosistem, pengurangan pencemaran, dan pengembangan energi terbarukan.
Dari Mana Greenpeace Mendapatkan Dana?
Greenpeace menyatakan bahwa pendanaan merupakan salah satu unsur penting untuk menjaga independensi organisasinya.
Berdasarkan keterangan resmi Greenpeace Indonesia, sumber pendanaannya terutama berasal dari donasi individu dan hibah yayasan swasta yang telah diperiksa latar belakangnya.
Organisasi ini menyatakan tidak menerima dana dari pemerintah, perusahaan, partai politik, maupun organisasi antarpemerintah.
Dukungan masyarakat digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan, termasuk riset, investigasi, dokumentasi, kampanye, dan advokasi lingkungan.
Untuk menjaga transparansi, Greenpeace Indonesia juga menerbitkan laporan tahunan yang memuat informasi mengenai kegiatan dan keuangan organisasi. Masyarakat dapat memeriksa laporan tersebut melalui situs resminya.
Bagaimana Cara Masyarakat Mendukung Greenpeace?
Masyarakat yang ingin terlibat dalam perlindungan lingkungan dapat mendukung kampanye Greenpeace melalui sejumlah cara.
Pertama, masyarakat dapat mempelajari persoalan lingkungan melalui laporan, publikasi, dan informasi yang disediakan organisasi.
Kedua, masyarakat dapat berpartisipasi dalam kampanye publik, termasuk menandatangani petisi atau mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Greenpeace.
Ketiga, masyarakat dapat menyebarkan informasi lingkungan yang telah diperiksa kebenarannya kepada orang lain. Langkah ini membantu memperluas pengetahuan publik tentang persoalan lingkungan.
Selain itu, masyarakat yang ingin memberikan dukungan finansial dapat mempelajari mekanisme donasi melalui kanal resmi Greenpeace Indonesia. Sebelum memberikan donasi, pastikan informasi dan saluran pembayaran berasal dari situs atau kanal resmi organisasi.
Greenpeace adalah organisasi kampanye lingkungan independen yang berdiri pada 1971 dan hadir di Indonesia sejak 2005. Organisasi ini berfokus pada perlindungan hutan, penanganan perubahan iklim, pelestarian laut, pengurangan pencemaran, serta penentangan terhadap ancaman nuklir.
Dalam menjalankan kegiatannya, Greenpeace menggunakan riset, investigasi, kampanye publik, aksi damai, dan advokasi untuk mendorong perubahan.
Organisasi ini menyatakan bahwa pendanaannya berasal dari donasi individu dan hibah yayasan swasta, bukan dari pemerintah, perusahaan, atau partai politik.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Greenpeace berupaya meningkatkan perhatian masyarakat terhadap persoalan lingkungan dan mendorong solusi yang lebih berkelanjutan.
Taqiyuddin Abdurrahman Leboe (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa






