Waketum BMK 57: Jika Kader Golkar Tak Dijadikan Cawapres, Lebih Baik Dukung Ganjar

AKURAT.CO Partai Golkar menjatuhkan dukungan kepada Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia, belum ada tanda-tanda kader dari Golkar yang akan digandeng Prabowo untuk menjadi cawapres. Padahal, Golkar memiliki kader yang pantas untuk menjadi calon RI 2.
Wakil Ketua Barisan Muda Kosgoro (Waketum BMK) 57, Muhammad Iksan, menyatakan saat ini Golkar sangat berpotensi mengisi kursi sebagai cawapres. Merujuk perolehan kursi parlemen, maka sangat disayangkan jika Prabowo tidak segera mengambil sikap.
Survei Litbang Kompas pada April Hingga Mei menunjukan Partai Golkar memiliki tingkat kepopuleran hingga 86 persen, diikuti 83,8 persen oleh PDIP, Demokrat 83,5 persen. Adanya tingkat kesukaan dari khalayak pada umumnya Golkar mendapati urutan kedua.
Golkar di Pemilu 2024 optimistis bisa dimenangkan jika melihat hasil responden survei Litbang Kompas, menunjukkan masyarakat melihat potensi partai yang saat ini dipimpin Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini memiliki kinerja yang baik.
"Siapapun capresnya, kalau kader golkar cawapresnya pasti akan menang. Kalau perlu suara Jabar ada RK (Ridwan Kamil), kalau perlu suara Jatim ada Pakde Karwo (Soekarwo). Keduanya kader hebat Partai Golkar dan mempunyai kekuatan elektoral dengan basis massa yang kuat serta cottail effect yang sangat bagus ke partai," kata Ikhsan kepada Akurat.co, Minggu (24/9/2023).
Baca Juga: Bukan Cawapres, Golkar Siapkan Ridwan Kamil Jadi Gubernur Lagi
Sementara itu, Wasekjen BMK 57, Yuwono Setyo Widagdo, menambahkan, mendukung Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil atau Ganjar Pranowo-Pakde Karwo bukan suatu yang mustahil.
"Adanya multiplier effect dari 2 kader terbaik Golkar itu jika salah satunya menjadi cawapres selain bisa menjadi kunci kemenangan di Pilpres, juga dapat membantu para calon anggota legislatif (caleg) yang bertarung dan ditargetkan tinggi untuk menambah suara karena faktor tersebut," kata Yuwono.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









