TKN Prabowo-Gibran: Berawal Dari Ketertarikan Anak Muda Kepada Prabowo, Julukan 'Gemoy’ Tumbuh Organik Dari Bawah

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran angkat bicara soal julukan ‘gemoy’ ke Prabowo yang banyak dikritik karena dinilai kurang mendidik.
Menurut Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani, sebutan ‘gemoy’ tersebut tumbuh secara organik alias natural dari kalangan anak muda sendiri.
Berawal dari ketertarikan anak muda yang menganggap sosok Prabowo adalah sosok yang imut dan menggemaskan, sehingga muncul kata gemoy.
“Harus kita ingat ini yang gemoy ini yang jadi perhatian para anak muda itu tumbuh secara organik Iho, bukan kami yang bikin ide gemoy, bukan,” papar Rosan di Menteng, Jakarta, Minggu (26/11/2023).
Baca Juga: Daftar Rekor Pecco Bagnaia Setelah Back-to-Back, Berpotensi Ciptakan Dominasi Pasca Rossi-Marquez
“Ini tumbuh secara organik dari bawah dan ketertarikan anak muda itu. Itu kan dimulai dengan sesutu yang memang awalnya menurut mereka menarik dan mengena di hati,” sambungnya.
Rosan juga menyebut, julukan ini terbukti menarik perhatian anak muda, yaitu generasi milenial dan generasi Z. Yang dimana sekitar 60 persen pemilih pada Pilpres 2024 adalah anak muda.
Sehingga mereka bisa dengan mudah mengarahkan untuk membaca visi-misi Prabowo-Gibran, yang juga beberapa poin berisi atensi terhadap anak muda.
“Nah tentunya kalau pemilih muda tentu untuk menarik perhatiannya untuk mengetahui lebih banyak program pak Prabowo dan Mas Gibran yang sudah tertuang di Asta Citanya itu, nah tentunya anak anak muda harus kita tarik atensinya,” pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










