Mahfud MD: Saya Jadi Cawapres Tidak Keluar Biaya Sepeserpun, Tiba-tiba Dipanggil Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri

AKURAT.CO Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menceritakan proses dirinya menjadi cawapres. Ia menjadi cawapres sama sekali tidak memberikan mahar politik alias tidak dipungut biaya sepeser pun.
Proses tersebut dilalui, kata Mahfud, tanpa mendekati partai-partai tertentu atau melobby orang tertentu.
Terlebih, kata Mahfud, banyak yang mengatakan untuk menjadi cawapres harus menyiapkan sejumlah uang yang cukup besar.
“Saya itu menjadi cawapres dulunya ndak mendekati partai siapapun, ndak melobby siapapun, karena katanya untuk menjadi cawapres itu biayanya triliunan,” ujar Mahfud, kepada wartawan, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (1/12/2023).
Baca Juga: Daftar UMK Jawa Barat Terbaru 2024, Bekasi Menjadi Wilayah Dengan Pendapatan Tertinggi
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan itu juga mengaku tidak dekat dengan kader partai tertentu dan tidak memiliki banyak uang untuk mencalonkan diri.
“Saya ndak punya temen partai, ndak punya uang, jadi saya ndak pernah mendekati,” katanya.
Ia mengaku, secara tiba-tiba dipanggil oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk maju sebagai cawapres mendampingi Ganjar Pranowo.
“Tiba-tiba dipanggil, diminta jadi cawapres dan dibilang tidak usah keluar biaya sepeser pun, begitu Bu Megawati menyampaikan ke saya,” ucap dia.
“Jadi saya merasa ini panggilan tugas, tanggung jawab, enggak ada transaksi apapun,“ pungkasnya.
Sebelumnya, Mahfud MD ditetapkan sebagai cawapres pada 18 Oktober 2023 lalu, oleh PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo selaku koalisi pasangan nomor urut 3 tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








