Aktivis 98 Wahab Talaohu: Hanya Prabowo-Gibran yang Punya Komitmen Supremasi HAM di Indonesia

AKURAT.CO Ketua Umum DPP Persaudaraan 98, Wahab Talaohu, berpandangan bahwa isu HAM yang selalu jadi komoditi politik 5 tahunan yang ditujukan untuk mendiskriditkan Prabowo Subianto, sebuah langkah character assassination. Hal itu justru merupakan pelanggaran HAM dalam era demokrasi.
“Ini murni character assassination kepada Pak Prabowo yang selalu digoreng menjadi komoditi tiap 5 tahunan. Sampai saat ini sampai saat ini tidak ada keputusan hukum baik dari mahkama sipil maupun militer. Artinya Prabowo adalah pribadi yang clean and clear," Tegas Pentolan Aktivis 98 tersebut, Jakarta, Senin (11/12/2023).
Wahab justru berdalih para pihak yang selama ini selalu menuduh Prabowo sebagai pelanggar HAM masa lalu adalah pihak yang telah melakukan pelanggaran HAM sesungguhnya.
Baca Juga: Minoritas di Ducati bersama Gresini, Marc Marquez Bersiap Hadapi 'Permusuhan' Publik Italia?
Hal itu merujuk pada Resolusi HAM PBB Pasal 5 yang berbunyi “tidak seorang pun boleh disiksa atau diperlakukan secara kejam, diperlakukan atau dikukum secara tidak manusiawi atau dihina."
“Merujuk pada Pasal 5 tersebut maka tindakan pihak yang menuduh, membangun opini atau narasi yang menjurus pada justifikasi diluar pengadilan (hukum) itu sama saja anda menyiksa hak seseorang dengan perlakukan yang kejam, tidak manusiawi dan menghina harkat dan martabat seseorang," ujarnya.
Wahab menegasakan, dari semua paslon yang bertarung dalam Pilpres 2024 hanya pasangan Prabowo-Gibran yang sangat serius dalam penegakan supremasi HAM. Dan berkomitmen penuh dalam penyelesaian persoalan HAM.
Baca Juga: Rekomendasi 6 Tempat Wisata yang Dilalui Rute Transjakarta
“Poin 1 dalam misi Prabowo-Gibran adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM) termasuk berkomitmen untuk melanjutkan program Presiden Jokowi dalam penyelesaian HAM lewat non-judicial," kata dia.
Wahab memastikan Prabowo-Gibran punya komitmen yang kuat untuk penegakan HAM di Indonesia. “Komitmen HAM Prabowo-Gibran tidak perlu diragukan, bukan saja HAM masa lalu, tapi memastikan penegakan HAM masa kini dan masa yang akan datang," tutup Wahab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









