Relawan GAMA Gencarkan Sosialisasi untuk Wujudkan Pemilih Cerdas dan Kritis

AKURAT.CO Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota legislatif hingga eksekutif. Masyarakat diberikan hak dan ruang yang sama untuk berpartisipasi pada pesta demokrasi 2024.
Untuk mewujudkan pemilih cerdas, aktif, dan kritis, sukarelawan Ganjar-Mahfud (GAMA) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar "Sosialisasi Pentingnya Menjadi Pemilih Cerdas" di Wilayah Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (28/12/2023).
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar NTB, Yuni Eka Fitri mengungkapkan kehadiran pemilih yang cerdas, aktif, dan kritis sangat diperlukan, untuk mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemilu 2024 yang berkualitas.
Baca Juga: Roberto De Zerbi: Terkadang Orang Lupa Kami adalah Brighton, Kami Bukan MU dan Bukan City
"Penting banget jadi kita sebagai generasi, mengawal pemilu 2024 harus memberikan edukasi juga kepada masyarakat awam jangan cuma akademisi praktisi yang hanya tau tentang pemilih cerdas, masyarakat awam pun wajib mengetahui bagaimana menjadi pemilih cerdas," kata Eka di lokasi.
Eka menyebut para peserta dalam kegiatan ini adalah kalangan emak-emak dan perempuan milenial.
Masih ada waktu bagi masyarakat untuk melakukan penelusuran rekam jejak para calon pemimpin pilihan seperti latar belakang, keluarga, pendidikan, pencapaian, visi misi, dan bukti nyata kontribusi kepada rakyat.
Baca Juga: Anjuran Tidur dalam Keadaan Suci, Disebut sebagai Amalan Ringan Namun Berpahala Besar
Masyarakat juga perlu memperkuat literasi digital, dan melakukan filterisasi informasi secara mandiri sebagai bentuk proteksi diri terhadap berbagai isu yang ada serta tepat dalam menentukan pilihan.
"Karena sekarang sudah terlalu banyak hoaks yang tersebar di media sosial, di WA grup jadi kita memberikan edukasi biar tidak terlalu percaya atas berita hoaks," ungkap Eka.
Minasirin (44) salah satu peserta mengapresiasi langkah loyalis Ganjar-Mahfud untuk mengedukasi masyarakat seberapa pentingnya edukasi politik dan partisipasi menggunakan hak pilihnya.
"Oh pasti dong (antusias). Sangat-sangat bagus dan kami senang (ada sosialisasi seperti ini)," kata Minasirin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









