Kisruh Internal Kubu Anies-Imin, Kader NasDem Minta Sudirman Said Jangan Bikin Gaduh di Timnas AMIN
Atikah Umiyani | 31 Desember 2023, 09:19 WIB

AKURAT.CO Perbedaan pendapat yang tajam antara Co Captain Timnas AMIN (Anies-Muhaimin), Sudirman Said dengan Pelatih Kepala Timnas AMIN Ahmad Ali memicu beragam reaksi dari sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari Kader Partai NasDem DKI Jakarta, Achamd Rizki. Ia meminta agar Sudirman Said berhenti membuat kegaduhan di internal Timnas AMIN. Apalagi, silang pendapat itu terjadi diantara sesama tim pemenangan.
"Supaya SS (Sudirman Said) sebagai Tim Anies bukan dari partai pengusung jangan beri komentar aneh daripada bikin gaduh internal Timnas AMIN," kata Rizki kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).
Rizki yang juga Caleg DPRD DKI Dapil 8 Jakarta Selatan itu menilai, semestinya Sudirman mampu menahan diri untuk tidak memberikan komentar yang kontraproduktif terkait upaya-upaya pemenangan AMIN.
Apalagi, menurutnya, Sudirman hanyalah sosok yang mewakili relawan di Timnas AMIN. Kehadirannya pun disebut hanya bermodalkan kepercayaan Anies.
"Sebagai relawan sebaiknya menahan diri. Karena tak bawa modal apa-apa, SS bukan pimpinan ormas dan bukan pimpinan partai. Kerja lah yang baik untuk Anies jangan bikin kegaduhan," ujarnya.
Rizki mengaku, dirinya sepakat dengan apa yang menjadi pendapat Ahmad Ali bahwa komunikasi dengan pihak lawan baru bisa terjadi ketika sudah ada keputusan dan hasil pemungutan suara yang dikeluarkan KPU.
“Nanti setelah hasil resmi KPU putaran pertama menetapkan yang lolos putaran kedua, baru ada komunikasi politik. Dalam pertandingan, head coach (pelatih kepala) adalah penentu setiap pertandingan. Setiap pemain wajib patuh dan tunduk yang diputuskan head coach,” ucapnya.
Sebagai informasi, Co Captain Timnas AMIN Sudirman Said dan Pelatih Kepala Timnas AMIN Ahmad Ali terlibat perbedaan pendapat yang tajam.
Hal itu bermula dari wacana adanya komunikasi antara Timnas AMIN dan TPN Ganjar-Mahfud. Ahmad Ali berada di pihak yang menolak, sementara Sudirman justru sebaliknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










