Tak Hanya Anak-anak, Guru Juga Bisa Dapat Makan Siang dan Susu Gratis

AKURAT.CO Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengatakan banyak guru-guru yang sangat membutuhkan perbaikan gizi melalui program unggulan makan siang dan susu gratis.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, mengatakan bahwa semua pihak membutuhkan program makan siang dan susu gratis yang menjadi program unggulan paslon nomor urut dua. Namun, program tersebut lebih diprioritaskan untuk anak-anak sekolah maupun anak-anak yang masih berada di dalam kandungan.
Baca Juga: Anggaran Makan Siang Gratis 34 Miliar Dolar per Tahun, Prabowo: Kalau Dihitung Guru, Nanti Naik Lagi
"Ya kalau bicara soal kebutuhan, semua butuh ya makan siang dan susu gratis, wartawan juga butuh, kalau masalah makan siang sama susu gratis juga," kata Nusron di Media Center TKN, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Dia menjelaskan, kebutuhan untuk anak-anak lebih mendesak ketimbang guru. Sebab, gizi untuk anak-anak merupakan upaya perbaikan terhadap generasi penerus.
"Karena anak-anak dulu kan secara psikologis masih basis pertumbuhan, kalau sudah menjadi guru itu kan udah terbentuk gitu loh mas, kalau (anak) ini kan masih membutuhkan," ucapnya.
Meski begitu, tidak menutup kemungkinan guru-guru juga akan ikut merasakan program makan siang dan susu gratis jika program gizi untuk anak-anak sudah terpenuhi dan berjalan dengan baik.
"Ya kalau direncanakan pasti dalam konteks setelah anak-anak kan pasti guru-guru dapet dong, masa anaknya bisa makan gratis sama susu gratis, masa gurunya ga boleh nyicipin gitu," ucapnya.
Baca Juga: Riset Membuktikan, Program Makan Siang Gratis di Sekolah Bermanfaat untuk Akademik Anak
Sebelumnya, Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengatakan bahwa tidak hanya anak-anak yang membutuhkan makan siang dan susu gratis untuk perbaikan gizi. Berdasarkan temuannya, banyak guru-guru yang sangat membutuhkan perbaikan gizi melalui program unggulannya.
Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menghadiri acara diskusi Industri Keuangan dan Pasar Modal dalam Road Map Menuju Indonesia Emas yang digelar Relawan Genderang Indonesia Maju di Pasific Place, Jakarta, Senin (29/1/2024).
"Kita sudah coba pilot project di beberapa provinsi, kita coba, sudah dilaksanakan, berhasil, tapi ada yang kita ketemukan di beberapa daerah ternyata tidak hanya anak-anak yang kurang gizi, gurunya juga kurang gizi," kata Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









