Media Internasional Soroti Gemuruh Pemerintahan Indonesia, Presiden Jokowi: Tidak Ada Masalah dalam Kabinet

AKURAT.CO Media Internasional, Reuters, menayangkan berita terkait 'gemuruh' yang sedang terjadi di Pemerintahan Indonesia.
Dalam berita dengan judul 'Indonesia's Jokowi insists 'no problem' in cabinet amid rumbles of discontent' yang dirilis pada Jumat (2/2/2024), Reuters menegaskan, pengakuan Presiden Jokowi bahwa tidak ada masalah dalam kabinetnya.
Pengakuan Jokowi terjadi di tengah-tengah laporan mengenai ketidakpuasan di antara para pejabat tingginya, tulis Reuters, dan spekulasi yang telah lama beredar mengenai rencana pengunduran diri Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Dikutip dari Reuters, laporan-laporan tersebut telah beredar seiring dengan meningkatnya kritik publik terhadap Jokowi.
Presiden Indonesia itu dianggap melakukan campur tangan politik dan keberpihakannya menjelang Pemilihan Umum pada 14 Februari.
Baca Juga: Tanggapi Petisi Akademisi, Jokowi: Itu Hak Demokrasi
Namun menanggapi hal tersebut, Jokowi mengatakan tidak ada masalah dalam kabinetnya, seraya menambahkan bahwa merupakan hal yang normal dan demokratis untuk memiliki perbedaan.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi saat ini sedang mendekati akhir masa jabatan keduanya. Ia belum secara eksplisit mendukung salah satu dari tiga kandidat presiden, namun telah tampil di depan publik bersama Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto.
Reuters menuliskan bahwa pertikaian lainnya adalah bahwa putra presiden, Gibran Rakabuming Raka merupakan calon wakil presiden Prabowo dan hanya diizinkan untuk bergabung dalam pemilihan karena perubahan aturan kelayakan yang terlambat oleh pengadilan yang dikepalai oleh ipar Jokowi.
Calon wakil presiden lainnya, Mahfud MD, mengundurkan diri sebagai menteri keamanan dengan alasan pilihan etika, pada Kamis kemarin.
Baca Juga: Pesan Mahfud di Hari Terakhir Kerja: Bekerja dengan Jujur, Tak Boleh Culas
Para investor portofolio telah sangat prihatin dengan spekulasi bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mungkin juga akan mengundurkan diri. Sri Mulyani belum mengkonfirmasi atau menyangkal laporan-laporan tersebut.
Pada hari ini ketika ditanya mengenai pengunduran diri Sri Mulyani, seorang pejabat istana kepresidenan Ari Dwipayana mengatakan bahwa sang menteri bekerja seperti biasa.
Baca Juga: Mahfud Akhirnya Mundur, Warganet Nyindir: Kalau Puasa dari Imsak, Bukan dari Ashar!
Menteri Keuangan paling dipercaya Jokowi itu dijadwalkan untuk bertemu dengan presiden pada hari ini mengenai anggaran negara, kata Ari.
Kritik terhadap Jokowi telah tersebar luas di kalangan intelektual, dengan beberapa dari almamaternya minggu ini mengeluarkan sebuah petisi mengenai pengabaian prinsip-prinsip politik.
Baca Juga: Hashim: Cukup Mahfud Saja yang Mundur, Prabowo Jangan…
Para profesor di Universitas Indonesia (UI) menyerukan agar para pejabat negara tidak tunduk pada tekanan untuk mendukung salah satu kandidat.
Diapit oleh puluhan akademisi saat membacakan pernyataan yang disiarkan secara langsung, profesor hukum Harkristuti Harkrisnowo mengatakan bahwa demokrasi telah "dicederai". Ia tidak menyebut nama presiden secara eksplisit.
"Negara kita tampaknya telah kehilangan arah karena kecurangan dalam mengejar kekuasaan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









