Jokowi Bicara Debat Pilpres Terakhir, Jangan Lagi Serang Personal

AKURAT.CO Presiden Jokowi kembali berbicara rangkaian Debat Pilpres 2024. Gelaran debat terakhir yang mempertemukan tiga capres, di JCC, Jakarta, Minggu (4/2/2024), diharapkan bukan ajang masing-masing kandidat saling menyerang secara personal.
Jokowi berharap para capres leluasa dan fokus pada visi-misi dan program. Dia menganggap hal itu lebih substantif. Bukan sebaliknya, menjatuhkan lawan melalui serangan personal.
"Saya kira akan baik kalau debatnya itu mendebatkan mengenai visi yang substansial, visi yang berguna bagi negara, berguna bagi bangsa, berguna bagi rakyat kita," kata Jokowi, di Bandung, Jabar, Sabtu (3/2/2024).
Baca Juga: Beda dengan Jokowi, Wapres Ma'ruf Puas Saksikan Debat Pilpres
Sebelumnya Jokowi meminta format debat pilpres diubah, namun KPU bergeming. Alasannya, format telah disepakati dengan masing-masing timses paslon.
"Semua calon bisa menyampaikan visi dan misi yang substansial, tidak terjebak pada debat yang terlalu personal," kata Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







