Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL Momen Puan Maharani Frustasi Kampanyekan Ganjar-Mahfud di Banyuwangi, Ribuan Orang: Pilih Prabowo...

Shalli Syartiqa | 8 Februari 2024, 20:52 WIB
VIRAL Momen Puan Maharani Frustasi Kampanyekan Ganjar-Mahfud di Banyuwangi, Ribuan Orang: Pilih Prabowo...

AKURAT.CO Ribuan massa menghadiri kampanye terbuka pasangan Ganjar-Mahfud bertajuk Hajatan Rakyat di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024).

Tetapi terjadi momen tak lazim, beredar video ketika Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, memberikan pidato.

Saat Puan mengajukan pertanyaan kepada massa mengenai pilihan presiden dalam Pilpres 2024, tak sedikit dari mereka menjawab dengan menyebut nama Prabowo sambil mengacungkan dua jari.

Selain itu, ketika Puan mengumumkan bahwa Ketua Umum PDIP akan memberikan pidato, sebagian massa juga menyatakan penolakan untuk mendengarkan.

"Itu yang tidak-tidak, datangnya juga ke acara nol tiga," kata Puan.

Lebih lanjut, yang paling menjadi sorotan perhatian adalah ketika Puan menyerukan pilih paslon nomor urut 3 ketika Pemilu nanti.

Baca Juga: Megawati Minta Pendukung Ganjar-Mahfud Jaga TPS, Jangan Nyoblos Langsung Pulang

"Semuanya akan datang ke TPS-nya masing-masing tanggal 14 Februari, pilih siapa?" seru Puan.

Alih-alih ditanggapi serius, para massa justru menjawab untuk mendukung Prabowo.

"Prabowo!!!" jawab ribuan massa.

Selain itu, ketika Puan menyerukan pertanyaan pilih nomor urut berapa, ribuan massa juga menanggapi untuk pilih nomor urut 2.

"Nomor berapa??" tanya Puan.

"Dua!!" seru massa.

Mendengar respons dari ribuan massa yang tak sesuai dengan konteks yang diharapkan, terlihat raut wajah Puan yang bingung serta tak terima.

"Tidak pilih nomor tiga tapi datangnya ke Hajatan Rakyat nomor tiga," tandas Puan di atas panggung.

Hal serupa juga terjadi ketika Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, berseru nama Ganjar-Mahfud tetapi mendapat respon balasan dengan teriakan "Prabowo" dari kerumunan massa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.