Partai Gelora Ramai Jadi Perbincangan, Fahri Hamzah Ungkap Alasan Orang Tidak Suka

AKURAT.CO Fahri Hamzah kembali menjadi sorotan di media sosial setelah mengunggah video narasi alasan orang takut partai Gelora menang melalui akun pribadi X @Fahrihamzah pada Senin (12/2/2024). Video berdurasi 5 menit tersebut, berisi opini Fahri mengenai alasan sentimen publik terhadap Partai Gelora.
Sebelumnya, Partai Gelora ramai diperbincangkan sebab disinggung melalui film Dirty Vote karena tidak memenuhi persyaratan di beberapa daerah, namun tetap diloloskan oleh KPU. Hal ini diindikasi menjadi sebuah shadow partai politik dimana posisi Partai Gelora sebagai pemecah suara partai PKS yang selama ini masuk ke dalam pemilih militan.
Baca Juga: Tugas Khusus Partai Gelora Bagi Prabowo di Pilpres 2024
Dalam video tersebut Fahri mengatakan alasan orang tidak suka Partai Gelora menang atau hadir dalam pentas politik nasional karena Gelora punya mimpi Indonesia akan menjadi super power baru. Dirinya, mengungkapkan bahwa mimpi tersebut akan membuat banyak negara-negara lain tergeser dari dominasinya.
Fahri juga menjelaskan bahwa orang-orang takut Partai Gelora akan menumbuhkan ambisi rakyat Indonesia menjadi lebih kuat. Hal ini disampaikannya, dengan tujuan supaya Indonesia menjadi negara maju melalui dukungan partai Gelora.
"Itu dia yang gak dia suka, kalau bisa kita terus menerus aja menjadi negara embel-embel, negara kecil ala kadarnya. Nah kita gak, Gelora bilang kita negara super power baru," kata Fahri melalui video di X.
Selain itu, Fahri memaparkan alasan mengapa orang tidak suka Partai Gelora karena mendukung persatuan antara Prabowo dan Jokowi. Menurut dirinya, banyak pihak yang mengharapkan keduanya berkonflik terus menerus. Fakhri mengungkapkan bersatunya Parbowo dan Jokowi akan membuat negara menjadi semakin kuat sehingga beberapa pihak tidak menyukai hal tersebut.
Fahri menjelaskan terbentuknya koalisi Prabowo dan Jokowi didukung oleh partai-partai hebat membuahkan hasil kemenangan di beberapa survei. Partai Gelora menjadi salah satu koalisi dari bagian kemenangan tersebut.
"Kemenangan sudah di depan mata, artinya era baru di Indonesia akan terjadi, dan lagi-lagi ini akan bikin takut mereka karena sebuah mimpi baru lahir, persatuan lahir dan kemenangan akan datang karena itulah saya kira Partai Gelora harus didukung untuk menjaga mimpi besar ini dan Partai Gelora harus ada di Senayan mengawal lahirnya sebuah era baru dan arah baru dari kekuatan bangsa yang benar-benar akan menjadi negara hebat," tutur Fahri.
Baca Juga: Viral Fahri Hamzah Ungkap Anies Cak Imin Akan Jadi Tersangka Setelah Pilpres, Netizen: Dia Perlu Tes Urin!
Di akhir video, Fahri berharap partai Gelora bisa masuk ke parlemen sehingga tercipta kekuatan baru untuk menuju negara yang kuat dan hebat. Fahri juga menyinggung kejadian yang tengah ramai terjadi saat ini merupakan bentuk frustasi pihak yang akan megalami kekalahan di Pemilu 2024.
"Tidak usah pedulikan penganggu-pengganggu akhir yang sebenarnya mereka merasa frustasi karena sudah mau kalah," ucap Fahri.
Unggahan video tersebut menarik 995 cuitan netizen. Beberapa orang menentang opini Fahri yang takut mengetahui kenyataan bahwa Partai Gelora akan menang.
"Kok takut sih..Masalahnya bisa menang atau enggak," tulis akun @Pakxxx.
"Enggak ada yang takut. Heran aja lolos KPU, padahal fakta dan datanya tidak mungkin lolos…," tulis akun @Minxxx.
"Bukan takut Gelora menang woy. Gelora kan gak semestinya memenuhi syarat. Itu yang dipermasalahkan. Gak memenuhi ya gak memenuhi. Harusnya gak ikutan. Gitu aja masak gak ngerti siiiiiiihhhhh," tulis akun @rinxxx.
"1,5 juta folowermu di X. Kalau Gelora dapat suara seperempatnya itu sudah hebat," tulis akun @kemxxx.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









