Balada Jokowi: Butuh Mediator untuk Bertemu Megawati

AKURAT.CO Mediator dibutuhkan untuk menengahi pihak yang berseteru atau bersengketa. Untuk urusan politik, mediator juga dibutuhkan seperti lakon Presiden Jokowi yang berupaya bisa bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Upaya Jokowi bertemu dengan Mega sudah terdengar dari jauh hari, dan muncul kembali setelah Connie Rahakundini Bakrie membeberkan Jokowi butuh Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai mediator. Istana tak mempersoalkan pengakuan Sultan yang membenarkan pernyataan Connie.
"Yang paling penting adalah silaturahmi antar tokoh bangsa pasti akan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara," kata Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Soal Kekuasaan, Megawati-Jokowi Bak Langit dan Bumi
Ari menegaskan tak penting siapa yang berinisiatif untuk melakukan pertemuan. Terpenting, silaturahmi antar tokoh bangsa bisa terjalin. “Apalagi untuk kebaikan dan kemajuan bangsa," tuturnya.
Kali terakhir Jokowi-Mega terlihat bersama di hadapan publik pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakpus, pada September 2023. Wapres Ma’ruf Amin juga hadir dalam acara tersebut.
Relasi Jokowi nampak renggang setelah putra sulung, Gibran Rakabuming maju pada Pilpres 2024, secara kontroversial, setelah mendapat lampu hijau melalui putusan MK. Kontan Jokowi yang dulu disebut-sebut Mega kader terbaik PDIP nampak menarik diri, bahkan tak hadir dan memberi ucapan selamat dalam peringatan HUT ke-51 PDIP yang digelar sederhana.
Baca Juga: Megawati: Pemimpin Harus Punya Moral-Etika, Tampang Saja Tidak Cukup
Situasi nampak mulai berubah ketika Jokowi mengirimkan bunga anggrek ke Teuku Umar, pada ulang tahun Mega ke-77, 23 Januari yang lalu. Seiring itu muncul kabar Jokowi melobi sejumlah politisi senior untuk dipertemukan dengan Mega.
Istana mulanya membantah narasi yang menyebut Jokowi berupaya bertemu Mega hingga meminta bantuan pihak lain. Kenyataannya, Sultan mengaku, ketika didatangi Jokowi akhir Januari 2024, diminta untuk dipertemukan dengan Mega.
Sultan siap saja untuk membantu. Namun kembali lagi kepada Jokowi. “kalau memang Presiden memerlukan saya bersedia, kan hanya itu. Kalau enggak ya enggak apa-apa,“ kata Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








