PPP Gagal Lolos ke Senayan, Romahurmuziy: Suara Kami Digembosi
Citra Puspitaningrum | 21 Maret 2024, 23:55 WIB

AKURAT.CO Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy angkat bicara mengenai kegagalan partainya melaju ke parlemen Senayan. Menurut dia, kegagalan PPP disebabkan faktor kecurangan.
"Suara PPP diduga telah digembosi di beberapa daerah pemilihan (Dapil) sehingga pada Pileg 2024 tak memenuhi ambang batas parlemen 4 persen," kata pria yang akrab disapa Romy, Kamis (21/3/2024).
Diketahui, PPP pada Pileg 2024 hanya mendapatkan suara sebesar 3,87 persen. Hal itu, lanjut dia, berbanding terbalik dengan data internal yang seharusnya PPP mendapatkan perolehan suara sebanyak 4 persen.
"DPP PPP diperintahkan menyiapkan langkah-langkah untuk melakukan gugatan ke Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi dalam rangka mengembalikan suara PPP yang digembosi di beberapa dapil, justru setelah terjadinya coblosan," ujarnya.
"Berdasarkan data yang kami miliki, perolehan suara PPP jauh melampaui ambang batas parlemen (PT) 4 persen" sambungnya.
Meski gagal lolos ke Senayan, lanjut Romy, PPP tetap menghormati hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Tetapi untuk membuktikan lolos atau tidaknya PPP pihaknya akan menempuh jalur konstitusional dengan mengajukan gugatan sengketa hasil ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Bahwa kami mohon doa kepada seluruh rakyat Indonesia, agar perjuangan kami untuk mendapatkan keadilan, diberikan kemudahan dan bimbingan Allah SWT," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, PPP meraih 5.878.777 suara dari total 84 dapil pada Pileg 2024. Jika dibandingkan dengan jumlah suara sah Pileg DPR RI 2024 yang mencapai 151.796.630 suara, maka PPP hanya mengantongi 3,87 persen suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






