Massa Aksi Tuntut MK Putuskan Hasil Sengketa Pilpres 2024 Adil dan Benar

AKURAT.CO Massa aksi menuntut Mahkamah Konstitusi (MK) adil dan benar dalam memutus perkara sengketa Pilpres 2024 mulai memadati kawasan patung kuda depan kantor Indosat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).
Kelompok massa yang terdiri dari Forbes 01, Front PDR, GPKR, Tri Pilar, Poros Buruh Jaga Demokrasi, Kawal Konstitusi dan Makzulkan Jokowi melebur jadi satu meminta hakim MK untuk mendiakualifikasi pasangan calon nomor 2.
"Jangan gadaikan suara rakyat hanya untuk kelompok perusak demokrasi, kami minta hakim MK mendiskualifikasi Prabowo-Gibran dan ulang lagi Pilpres 2024," kata seorang massa aksi dari mobil komando di depan kantor Indosat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).
Baca Juga: Pendukung Amin Janji Kepung MK pada 22 April
Aksi yang dihadiri ratusan orang itu sejatinya dimulai sejak shalat Jumat. Mereka melaksanakan shalat jumat di depan kantor Indosat dan bertindak sebagai khatib adalah eks ketua umum PP Muhamamdiyah Din Syamsuddin.
Pantauan di lokasi hingga pukul 13.46 WIB, massa aksi terus berdatangan. Tua muda berkumpul menyuarakan aspirasi menuntut agar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 didiskualifikasi dan dilakukan Pilpres ulangan.
Sejumlah poster dan baliho turut menghiasi jalannya aksi tersebut, salah satu poin yang diangkat yakni meminta Presiden Jokowi diadili dan ditangkap. Menolak hasil sirekap KPU, bubarkan KPU dan segerakan hak angket.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







