MK Pastikan Anwar Usman Tidak Ikut Mengadili Perkara dari PSI

AKURAT.CO Mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, dipastikan tidak akan ikut mengadili perkara sengketa Pileg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
"Untuk (perkara) yang ada PSI nya (tidak ikut mengadili)," kata Juru Bicara MK, Fajar Laksono, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2024).
Fajar menjelaskan mekanismenya, yaitu saat Anwar Usman akan keluar ruang sidang dan digantikan hakim lain, jika MK memproses permohonan untuk atau dari PSI.
Baca Juga: Terbukti Melanggar Kode Etik, MKMK Beri Teguran Tertulis ke Anwar Usman
Dikarenakan sistem sidang sengketa Pileg dilakukan per panel, dimana ada panel 1, 2, dan 3, dibagi per tiga hakim.
"(Kalau) enggak ada seperti sekarang ini kan lanjut. Jadi tadi pagi misalnya, ternyata ada pihak terkait PSI di panel pak Anwar Usman, secara beliau tidak boleh, maka digantikan oleh hakim konstitusi yang lain, begitu selesai Anwar Usman masuk, hakim konstitusi yang lain yang menggantikan kembali ke panelnya, akan seperti itu terus," imbuhnya.
Untuk diketahui, Anwar Usman sebelumnya terbukti melanggar etik sebagai Ketua Hakim MK, saat memutus perkara nomor 90, tentang pencalonan keponakannya, Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Selain itu, Anwar dilarang mengadili sidang untuk PSI, sebab PSI merupakan partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep, adik Gibran, yang juga keponakan dari Anwar Usman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








