Akurat
Pemprov Sumsel

BRIN: PKS Terbelah Dua Kubu, Antara Oposisi dan Masuk Koalisi Pemerintah

Paskalis Rubedanto | 30 April 2024, 12:37 WIB
BRIN: PKS Terbelah Dua Kubu, Antara Oposisi dan Masuk Koalisi Pemerintah

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diprediksi akan terbelah menjadi dua kubu, mengenai sikap untuk oposisi atau masuk koalisi pemerintah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Peneliti senior sekaligus pengamat politik Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli menilai, internal PKS saat ini memiliki perbedaan pendapat, seperti Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi, yang setuju masuk pemerintahan, namun di sisi lain Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, tetap ibgin beroposisi.

"Dalam PKS sendiri sepertinya terbelah juga, ada yang setuju bergabung dalam pemerintahan, seperti yang terlihat dari pernyataan pak Aboe Bakar, sementara yang ingin tetap sbg oposisi terlihat dari pandangan pak Mardani Ali Sera," katanya saat dihubungi Akurat.co, Selasa (30/4/2024).

Baca Juga: Punya Daya Tawar Ketimbang Partai Gelora, PKS Optimis Diajak Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran 

Kendati demikian, sikap PKS tetap akan diputuskan melalui Majelis Syura, yang dipimpin oleh Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al-Jufri. "Tetapi seperti diketahui, pemutus terakhir ada pada Dewan Syura yang diketuai oleh KH. Salim Segaf," jelasnya.

Dia kemudian menyebut, jika melihat pernyataan-pernyataan terbaru dari elite PKS, PKS bisa saja masuk koalisi pemerintah jika anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga setuju.

Baca Juga: Silahturahmi dengan Prabowo, Jazuli Juwani: Pada Saatnya PKS akan Menentukan Sikapnya

"Bila merujuk pernyataan dari Sekjen PKS, pak Aboe Bakar, sepertinya kalau pak Prabowo mengajaknya dan partai-partai yang tergabung dalam KIM setuju, PKS bisa bergabung dalam pemerintahan," tutur Romli.

Berkaca dari hubungan Prabowo dan PKS sebelumnya yang terbilang baik, menurut Romli, PKS sangat berpeluang masuk koalisi pemerintah ke depan.

"Secara psikologis PKS sudah berhubungan baik dengan pak Prabowo. Sudah dua kali PKS mencalonkan dan mendukung pak Prabowo sebagai capres dalam Pemilu 2014 dan 2019," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.