Zulhas Tak Terima Prabowo Disebut Antikritik Akibat Ancam Oposisi: Beliau Pejuang Sejati

AKURAT.CO Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menepis tuduhan liar tentang presiden terpilih, Prabowo Subianto, sebagai antikritik.
Sebab, Prabowo sebelumnya diduga mengancam pihak oposisi untuk tidak mengganggu jalannya pemerintah pimpinannya nanti.
"Sudah terang benderang kok pernyataannya kok, enggak perlu dijelaskan lagi dan Pak Prabowo itu pejuang sejati, seorang demokrat," kata Zulhas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2024).
Zulhas menjelaskan sikap Prabowo tercermin saat dia telah berkali-kali gagal di Pilpres namun tetap berusaha sampai menang. Bahkan PAN juga tetap setia mengawal Prabowo hingga meraih kemenangan tersebut.
Baca Juga: Ganjar Pilih Jadi Oposisi, Prabowo: Silahkan Jadi Penonton di Pinggir Jalan, Jangan Mengganggu
Bahkan, hingga pada akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Prabowo masuk dalam pemerintah, PAN tetap setia mendukungnya. Karenanya, dia melihat Prabowo merupaka sosok yang sangat terbuka dan mengedepankan kepentingan bangsa serta negara.
"Kata Pak Prabowo itu 'apalah artinya sakit hati, apalah artinya dicaci dibanding untuk kepentingan Indonesia yang lebih besar'," tutur Zulhas.
Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto mengaku tidak masalah jika ada pihak-pihak yang tidak ingin diajak bekerja sama dalam pemerintahan yang akan datang.
Prabowo mengatakan, dirinya tidak ingin ada gangguan-gangguan agar bisa fokus bekerja pasca dilantik sebagai presiden pada Oktober mendatang.
"Kalau ada yang mau nonton dipinggir jalan, silahkan jadi penonton yang baik. Tapi kalau sudah tidak mau diajak kerja sama, ya jangan mengganggu, orang lagi pada mau kerja kok. Kita mau kerja," ujarnya, Kamis (9/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








