Layaknya Demokrat, Ketum PDIP Sudah Saatnya Digantikan oleh Kalangan Muda

AKURAT.CO Kongres lima tahunan yang akan digelar pada April tahun 2025, menjadi momen tepat bagi PDI Perjuangan untuk melanjutkan regenerasi kepemimpinan kepada kalangan anak muda.
Proses peralihan kekuasaan dari Megawati Soekarnoputri kepada anaknya, Puan Maharani, bisa menjadi suatu progres yang menguntungkan.
"Menguntungkan, karena memang waktunya saat ini, kalau enggak kapan lagi. Justru peralihan kekuasaan kepada kalangan anak muda, mba Puan kan kita anggap generasi muda di PDIP ya, itu menjadi penting," kata Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, dalam dialog Akurat Talk, dikutip dari YouTube Akuratco, Sabtu (25/5/2024).
Baca Juga: PDIP Harap Kecurangan di Pilpres Tak Terulang di Pikkada Serentak 2024
Hal itu juga pernah dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mempersiapkan kepemimpinan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
"Sama juga dengan pak SBY mengalihkan kepemimpinannya kepada AHY, walaupun pak SBY masih mengendalikan," ujarnya.
Ujang menegaskan, pada dasarnya kekuasaan pasti ada batas dan waktunya. Sehingga ia menilai kongres PDIP tahun 2025 menjadi momen yang tepat bagi Megawati untuk menyiapkan penerusnya.
Namun, Megawati juga disarankan tetap menyiapkan posisi yang strategis bagi dirinya sendiri agar bisa tetap mengendalikan PDIP secara tidak langsung, layaknya SBY yang menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
"Menurut saya dalam pergelaran kongres lima tahunan, menurut saya waktu yang tepat bagi Ibu Megawati untuk menyerahkan kepemimpinan kepada anaknya, Mba puan atau Prananda, pada saat yang sama punya skema ibu Megawati masih punya kekuasaan yang besar di PDIP," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








