PDIP Totalitas Jadi Oposisi Jika Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024
Atikah Umiyani | 15 Juni 2024, 17:43 WIB

AKURAT.CO PDI Perjuangan membuka diri untuk mengusung Anies Baswedan dalam Pemilihan Gubernur Jakarta 2024. Jika hal itu terjadi, langkah ini bisa dimaknai sebagai sikap PDIP yang totalitas menjadi oposisi.
Sebagaimana hal itu diungkapkan oleh Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas. Ia mengatakan, langkah PDIP bisa dimaknai seperti itu, karena Jakarta adalah representasi perpolitikan nasional, sekalipun nanti sudah tak lagi berstatus ibu kota.
"Bisa dimaknai seperti itu, bahkan akan menunjukkan sikap totalitas dari PDIP mengambil posisi di luar pemerintahan Pak Prabowo," kata Fernando saat dihubungi, Sabtu (15/6/2024).
Di sisi lain, Anies merupakan salah satu pesaing Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Sehingga, gabungan PDIP dan Anies sangat kental dengan nuansa oposisinya.
"Kan yang diusung juga lawan politiknya Pak Prabowo juga, pada saat pilpres yang lalu, ya memang bisa akan dimaknai seperti itu," ujarnya.
Kendati begitu, Fernando meyakini, Anies tidak akan langsung mengambil sikap untuk berseberangan dengan pemerintah pusat seandainya kelak terpilih sebagai Gubernur Jakarta dalam Pilgub 2024.
Sebab, dia menilai, Anies akan memfokuskan diri untuk melanjutkan apa yang sudah dirinya kerjakan dalam periode sebelumnya, yang kini posisinya sedang dilanjutkan oleh Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono.
"Jadi kalau pun dianggap akan berseberangan dengan pemerintah pusat itu kemungkinan kecillah, karena tidak akan mungkin pemerintah provinsi, kabupaten, kota itu langsung mengambil posisi berseberangan dengan pemerintah pusat," ucapnya.
"Apalagi DKJ masih menjadi pusat perhatian perpolitikan di Indonesia, jadi tetap pak Anies ketika nanti terpilih tetap akan hati-hati menentukan kritiknya, kebijakannya," sambungnya memungkasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







