Akurat
Pemprov Sumsel

PKS Yakin Hanya Ada Dua Poros di Pilkada 2024, Mardani Ali: Bakal Berlangsung Satu Putaran

Atikah Umiyani | 5 Juli 2024, 15:10 WIB
PKS Yakin Hanya Ada Dua Poros di Pilkada 2024, Mardani Ali: Bakal Berlangsung Satu Putaran

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memprediksi hanya ada dua poros yang akan muncul di Pilkada Jakarta 2024. Hal itu karena setiap partai mempertimbangkan untuk menang dalam satu putaran.

Oleh karenanya, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, meyakini bahwa poros baru antara PKB dan PDI Perjuangan sulit terwujud. Meskipun, koalisi PKB-PDIP telah memenuhi syarat pencalonan 20 persen.

"Pandangan saya, agak sulit melihat tiga kubu di Jakarta, kalau PKB-PDIP bisa tapi peluang di Jakarta ini kan 50 persen +1. Sehingga dari awal sepertinya makin sadar sudah dua kubu saja biar satu kali putaran," ujar Mardani melalui X pribadinya @MardaniAliSera, Jumat (5/7/2024).

Baca Juga: Marselino Ferdinan Antusias Timnas Indonesia Bakal Main di Surabaya: Itu Kampung Saya!

Kendati begitu, Mardani tidak masalah jika ada rekan koalisi PKS di Pilpres yang justru berbeda pilihan di Pilkada Jakarta. Menurutnya itu hal lumrah, karena setiap partai punya strategi masing-masing.

PKS sendiri yakin, jagoan yang diusungnya, yakni pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman (AMAN) bisa menjadi magnet dalam Pilkada Jakarta nanti. Bahkan, sudah banyak pihak yang melirik dua tokoh tersebut.

"Dan saat ini amat wajar semua parpol melakukan move dan strategi. Tapi @PKSejahtera bahagia dan Anies-Sohibul Iman (AMAN) akan komunikasi dengan banyak pihak. Banyak pihak yang tertarik dengan AMAN ini," tukasnya.

Baca Juga: Pledoi SYL 2.000 Halam Lebih, Tak Akan Singgung Soal Aliran Uang ke Ketum Parpol

Seperti diketahui, dinamika Pilkada Jakarta 2024 sudah mulai mengemuka. Sejumlah partai telah mengambil ancang-ancang untuk membangun koalisi dan mengusung calon gubernur dan wakil gubernur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.