Akurat
Pemprov Sumsel

Berpotensi Lawan Kubu Jokowi di Pilkada Jateng, Djarot PDIP: Kami Bukan Banteng Penakut

Paskalis Rubedanto | 11 Juli 2024, 14:58 WIB
Berpotensi Lawan Kubu Jokowi di Pilkada Jateng, Djarot PDIP: Kami Bukan Banteng Penakut

AKURAT.CO Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024 berpotensi mempertemukan petarung kuat dari kubu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kapolda Jateng, Ahmad Luthfi, yang dikenal dekat dengan Jokowi, diusulkan berpasangan dengan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Namun, Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat, menegaskan bahwa PDIP tidak gentar menghadapi persaingan ini. PDIP, kata Djarot, adalah partai ideologis yang selalu patuh terhadap aturan dan prinsip.

“Masa kita takut. PDIP itu bukan banteng penakut, kita itu partai ideologis,” ujar Djarot kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Baca Juga: Viral! Usai Kalah di Copa America, Pemain Uruguay Terlibat Adu Jotos dengan Pendukung Kolombia di Tribun

Djarot menambahkan bahwa selama proses pilkada berjalan sesuai aturan, konstitusi, dan etika moral, PDIP siap berkompetisi secara sehat.

“Kami selalu berusaha menghindari tindakan abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan seperti yang terjadi selama Pilpres 2024,” katanya.

Ia berharap tidak ada lagi penyalahgunaan kekuasaan dalam kontestasi pilkada mendatang.

“Kami wanti-wanti jangan ada lagi praktik abuse of power, terutama pengerahan aparat penegak hukum untuk menarget orang per orang. Itu tidak bagus,” tegas Djarot.

Berdasarkan survei Indikator Politik, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dan Kapolda Jateng, Ahmad Luthfi, bersaing ketat untuk Pilkada Jateng 2024.

Baca Juga: Kasus Dana Hibah Pokir, 4 Pimpinan DPRD Jatim jadi Tersangka KPK

Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa Kaesang memperoleh 17,7 persen dan Ahmad Luthfi 15,6 persen.

"Dengan margin of error sebesar 3,5 persen, sulit untuk mengatakan Kaesang unggul terhadap Ahmad Luthfi," kata Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Minggu, (7/7/2024).

"Kaesang berada di peringkat pertama, tetapi dalam selisih margin of error dengan Ahmad Luthfi. Elektabilitasnya tidak berbeda jauh dengan simulasi sebelumnya. Meski Mas Kaesang berada di peringkat pertama dengan margin of error 3,5 persen, itu tidak signifikan dibanding Ahmad Luthfi," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.