Koalisi Indonesia Maju Tak Khawatir Meski PDIP Bentuk Poros Baru di Pilkada Jatim 2024

AKURAT.CO Koalisi Indonesia Maju (KIM) tidak khawatir meski PDIP menyatakan akan membentuk poros baru di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024, melawan Khofifah Indarparawansa dan Emil Dardak.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, mengatakan dalam pilkada tentu biasa jika ada lawan dalam berkontestasi, sebab Indonesia merupakan negara demokrasi.
“Dalam pilkada atau dalam pemilihan itu biasa saja sebagai bagian dari proses demokrasi, kami tidak merasa khawatir,” katanya kepada Akurat.co, Minggu (21/7/2024).
Baca Juga: Pendaftaran Calon Anggota Kompolnas 2024-2028 Resmi Ditutup, 137 Orang Mendaftar
“Respon kami ya silahkan saja dan mungkin yang terbaik untuk perkembangan demokrasi di Jawa Timur. Jadi marilah kita bergandeng dengan kekeluargaan menjadi kunci demokrasi,” tambah Viva.
Menurutnya, justru hal itu bagus agar masyarakat selaku pemilih memiliki hak memilih jika ada lawan untuk Khofifah-Emil.
“Bagian dari kedaulatan rakyat dalam menentukan hak pilihnya. Jadi silahkan saja kalau memang itu dilakukan,” tuturnya.
“Kami akan mempersiapkan diri dengan melakukan konsolidasi dari unsur partai, dan juga relawan-relawan yang sedang dalam proses pemetaan dan insya Allah itu akan mewarnai pilkada ini,” pungkas Viva.
Baca Juga: Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong
Sebelumnya, PDI Perjuangan siap menghadirkan lawan tangguh untuk menghadapi Bobby Nasution di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) dan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilkada Jawa Timur (Jatim).
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, memastikan Bobby maupun Khofifah-Emil tidak akan menjadi calon tunggal atau melawan kotak kosong dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024.
"PDI Perjuangan di Sumut bisa mencalonkan sendiri. Di Jawa Timur kami juga sedang menyiapkan kerja sama politik, sehingga kotak kosong itu tidak akan terjadi untuk provinsi Jawa Timur dan Sumatra Utara," kata Hasto kepada wartawan di DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (20/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







