Ketua GP Ansor DKI: Pramono Anung, Tokoh Senior Berpengalaman yang Siap Memimpin Jakarta

AKURAT.CO Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta, Muhammad Ainul Yakin, menyatakan, Pramono Anung adalah politisi senior dengan segudang pengalaman yang siap memimpin Jakarta.
Menurut Yakin, majunya Pramono Anung bersama Rano Karno sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta merupakan keuntungan besar bagi demokrasi dan masyarakat ibu kota.
“Kami berterima kasih kepada Pramono Anung yang bersedia ikut berkontestasi dalam pemilihan kepala daerah di Jakarta. Dengan rekam jejaknya yang kaya pengalaman, baik di legislatif maupun eksekutif, kapasitasnya untuk menjadi kepala daerah sangat mumpuni,” ujar Ainul Yakin kepada media di kantor PW Ansor Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (2/10/2024).
Baca Juga: Tanggal 3 September 2024 Memperingati Hari Apa? Ini Penjelasannya
Yakin menambahkan, sebagai tokoh senior, Pramono dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mampu mengayomi berbagai kalangan. Hal ini, menurutnya, akan membuat Pramono menjadi pemersatu bagi semua warga Jakarta.
“Mas Pram dalam karirnya tidak pernah memiliki jejak menyerang orang lain. Beliau sangat humble, dan kami yakin ia akan menjadi tokoh yang bisa mempererat persaudaraan warga Jakarta nantinya,” tambahnya.
Yakin juga menekankan, sebagai kota metropolitan, Jakarta membutuhkan pemimpin sekaliber Pramono Anung yang dapat menjaga stabilitas sosial dan politik di kota yang heterogen ini.
“Kami yakin beliau akan menjadi tokoh pemersatu dan penjaga stabilitas, sehingga pembangunan Jakarta akan lebih masif dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujarnya.
Baca Juga: Sepakmula 7 September, Liga 2 Dibuka dengan Laga Persibo Bojonegoro vs Gresik United
Yakin juga menyinggung tantangan yang akan dihadapi Jakarta ke depan, terutama setelah ibu kota pindah ke Nusantara. Menurutnya, masa transisi ini membutuhkan harmonisasi dan kepemimpinan yang kuat.
“Ibukota akan pindah ke Nusantara, dan Jakarta akan mengalami masa transisi dari sebelumnya sebagai ibu kota menjadi pusat bisnis. Tentu tantangannya tidak akan mudah,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










