Akurat
Pemprov Sumsel

Ngobrol Bareng Retno Marsudi di Komisi I DPR, Sugiono Jadi Menlu Selanjutnya?

Paskalis Rubedanto | 12 September 2024, 14:10 WIB
Ngobrol Bareng Retno Marsudi di Komisi I DPR, Sugiono Jadi Menlu Selanjutnya?

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR, Sugiono, digadang-gadang akan menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu) menggantikan Retno Marsudi.

Keduanya tampak akrab bercengkrama bersama di sela-sela rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Kemenlu.

Meski demikian, dia tidak menepis kabar tersebut. Soal dirinya ngobrol dengan Retno, dia mengatakan hal itu hanya kebetulan dirinya sebagai pimpinan rapat dan Retno sebagai mitranya di DPR.

"Tadi saya ngobrol berdua sama Bu Retno kan karena kebetulan saya sebagai pimpinan rapat, jadi apa yang ada di dalam agenda rapat tadi itu yang kita bicarakan," kata Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024).

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi Pamit dalam Rapat Terakhir, Titipkan Isu Palestina ke Komisi I DPR RI

Dia kemudian menjelaskan, dirinya memimpin rapat Komisi I bersama Menlu Retno tidak dapat dikaitkan dengan transisi dirinya sebagai Menlu selanjutnya.

Menurutnya, yang biasa memimpin rapat kerja bersama Kemenlu adalah Wakil Ketua Komisi I lainnya, yakni Teuku Riefky Harsya. Namun diganti dirinya karena kemarin sempat tidak bisa memimpin rapat.

"Enggak, itu gampang aja, kemarin itu saya tukeran sama Pak Riefky, karena yang seharusnya saya pimpin sidang tapi saya enggak bisa, beliau yang bisa menggantikan saya, dan kebetulan hari ini saya pimpin sidang, saya yang mimpin karena kan konteks sama Kementerian Luar Negeri kan biasanya Pak Riefky kan," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, meyakini penggantinya nanti merupakan sosok yang bekerja lebih baik dari pada dirinya.

"Dan sekali lagi siapapun yang akan mengganti saya, saya yakin beliau akan lebih baik dan untuk Indonesia juga lebih baik," kata Retno kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024).

Dia menyebutkan, sejumlah pesan yang ingin ia sampaikan kepada Menlu periode selanjutnya. Yakni tantangan geopolitik luar negeri yang sangat kompleks, sehingga tidak bisa dianggap sepele.

"Jadi sepuluh tahun kemarin itu masa yang sangat berat bagi dunia, tidak saja bagi Indonesia. Dan saya yakin tantangan ke depan tidak lebih mudah karena mungkin bentuknya lebih berbeda. Tetapi namanya dunia, tantangannya pasti akan banyak," beber Retno.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.