Akurat
Pemprov Sumsel

PKS Ajukan Akademisi ITB untuk Posisi Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Prabowo

Paskalis Rubedanto | 15 Oktober 2024, 18:42 WIB
PKS Ajukan Akademisi ITB untuk Posisi Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Prabowo

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk mengusulkan nama calon menteri di kabinet yang akan datang.

Namun, alih-alih mengajukan kader internal, Pelaksana Harian (Plh) Presiden PKS, Ahmad Heryawan (Aher), mengungkap, partainya mengusulkan seorang akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Profesor Yasierli.

"Kami PKS mengusung dari kalangan akademisi dan profesional, yakni Prof. Dr. Yasierli," ujar Aher kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2024).

Baca Juga: Guenther Steiner: Jika Lewis Hamilton Juara Bersama Ferrari, 'Dia akan Dibawa ke Vatikan'

Menurut Aher, PKS telah mempertimbangkan dengan matang keputusan tersebut dan memilih untuk mengajukan seorang profesional, bukan kader internal partai.

"Tentu sudah dipertimbangkan oleh pimpinan partai. Kami bermusyawarah dan memutuskan mengusung beliau sebagai profesional dan akademisi mewakili PKS," jelas Aher.

Aher menambahkan, Prof. Yasierli akan ditempatkan di pos Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), menggantikan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ida Fauziah.

"Saya belum tahu pasti, tetapi kabarnya beliau akan ditempatkan di Kemenaker," kata Aher.

Baca Juga: Pramono Anung Temui Prabowo Subianto, PDIP Tak Jadi Oposisi?

Lebih lanjut, Aher menjelaskan alasan mengapa PKS tidak mengusulkan nama kader internal. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil dari musyawarah partai.

"Itulah keputusan kita hasil dari musyawarah. Kami sepakat mengusung Prof. Yasierli sebagai akademisi untuk menjadi Menaker mewakili PKS," ungkapnya.

Meskipun demikian, Aher berharap PKS bisa mendapatkan jatah lebih dari satu posisi di kabinet mendatang.

"Kalau ada tambahan, tentu kita akan gembira. Doakan saja mudah-mudahan ada lebihnya," kata Aher sambil tertawa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.