Akurat
Pemprov Sumsel

Profil Stella Christie, Guru Besar China Lulusan Harvard yang Disebut Akan Masuk ke Jajaran Kabinet Prabowo

Shalli Syartiqa | 15 Oktober 2024, 20:06 WIB
Profil Stella Christie, Guru Besar China Lulusan Harvard yang Disebut Akan Masuk ke Jajaran Kabinet Prabowo

AKURAT.CO Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto, memanggil beberapa tokoh yang akan menjadi bagian dari kabinetnya untuk lima tahun ke depan, pada Selasa (15/10/2024).

Salah satu tokoh yang diundang Prabowo adalah akademisi dan Guru Besar dari Tsinghua University, China, Stella Christie.

Setelah pertemuan, Stella Christie menyatakan kesediaannya untuk bergabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran periode 2024-2029.

Namun, saat ditanya mengenai posisi yang akan diembannya, Stella memilih untuk tidak mengungkapkannya.

Baca Juga: Arti Nama Bebingah Sang Tansahayu, Putri Pertama Kaesang Pengarep dan Erina Gudono

Dikutip dari berbagai sumber, berikut profil Stella Christie yang diundang Prabowo Subianto.

Profil Stella Christie

Berdasarkan laman resmi Tsinghua University, Stella adalah lulusan S1 dari Harvard University pada tahun 2004.

Ia melanjutkan pendidikan magister hingga doktoral di Northwestern University.

Pada periode 2012-2018, ia menjabat sebagai Associate Professor di Swarthmore College, yang ia sebut sebagai kampus terbaik ketiga di Amerika Serikat.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 181 Kurikulum Merdeka Semester 2, Mengisi Kosakata Baru

Sejak 2018, Stella menjabat sebagai guru besar dan Research Chair di Tsinghua University.

 

 

Stella mengungkapkan bahwa dirinya memiliki keahlian dalam ilmu kognitif, yaitu studi tentang pikiran dan otak manusia.

Ia juga telah menghasilkan beberapa buku dan penelitian ilmiah, seperti Sensitivity to Relational Similarity and Object Similarity in Apes and Children dan Where Hypotheses Come From: Learning New Relations by Structural Alignment.

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.