Akurat
Pemprov Sumsel

Partai Gelora: Prabowo Punya Kemauan Politik Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan SDM

Atikah Umiyani | 5 Desember 2024, 12:27 WIB
Partai Gelora: Prabowo Punya Kemauan Politik Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan SDM

AKURAT.CO Partai Gelora Indonesia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memiliki political will atau kemauan politik yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

"Janji Pak Prabowo soal kenaikan gaji guru merupakan wujud nyata political will pemerintah," ujar Ketua Bidang Pendidikan DPN Partai Gelora, Sarah Handayani, dalam keterangannya pada Kamis (5/12/2024).

Sebelumnya, pada peringatan Hari Guru Nasional 2024 yang digelar di Velodrome, Prabowo berkomitmen untuk meningkatkan anggaran demi kesejahteraan guru, termasuk guru ASN, PPPK, hingga guru non-ASN.

Namun, Sarah menegaskan, janji tersebut tidak hanya berfokus pada kenaikan gaji, tetapi juga menyentuh aspek penting lainnya, seperti peningkatan tunjangan sertifikasi dan kompetensi guru.

Baca Juga: 7 Perilaku yang Harus Kamu Tinggalkan untuk Menjadi Lebih Tersedia Secara Emosional di Usia Dewasa

"Pak Prabowo ingin melakukan revolusi pendidikan, sebagaimana yang dicita-citakan Partai Gelora. Untuk meningkatkan kualitas SDM, diperlukan langkah konkret, termasuk membuka akses pendidikan bagi seluruh warga negara," ujarnya.

Sarah juga menyebut, revolusi pendidikan ini akan mencakup peningkatan sarana dan fasilitas pendidikan.

Menurutnya, hal ini akan berdampak signifikan pada kualitas dan kompetensi SDM Indonesia.

"Mudah-mudahan dengan adanya political will dari pemimpin kita, semua ini dapat terwujud. Partai Gelora berkomitmen untuk mengawal revolusi pendidikan yang diusung Presiden Prabowo," tambah Sarah, yang juga merupakan dosen di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.