Tolak Kenaikan PPN 12 Persen, PDIP Seperti 'Jilat Ludah Sendiri'

AKURAT.CO Koordinator Tim 8 Prabowo-Gibran, Wignyo Prasetyo, mengkritik habis sikap PDI Perjuangan yang menentang keras kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen.
Ibarat pepatah, Prasetyo mengatakan, PDIP seperti lempar baru sembunyi tangan. Sebab dalam era pemerintahan Joko Widodo, PDIP berperan sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) DPR RI yang membahas soal kenaikan PPN sebesar 12 persen.
“PDI Perjuangan ini kaya kata pepatah, 'lempar batu sembunyi tangan'. Padahal mereka sebelum pemerintah Prabowo-Gibran ini Anggota Fraksi PDI Perjuangan sebagai Ketua Panja kenaikan PPN sebesar 12 persen itu," ujar Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/12/2024).
Baca Juga: Kenaikan PPN 12 Persen, Misbakhun: PDIP Jangan Lupa Sejarah, Mereka Ketua Panja RUU
Aktivis 98 itu menyarankan, agar sebaiknya PDIP tidak berlebihan dalam mengkritik kebijakan kenaikan PPN menjadi 12 persen, sebab PDIP menjadi bagian yang turut menyetujui kebijakan tersebut di DPR.
Prasetyo menegaskan, sikap politik balik arah yang dilakukan justru menandakan bahwa PDIP seperti menelah air liur sendiri.
"Setahu saya saat itu PDI Perjuangan bagian yang ikut menyetujui naiknya PPN 12 persen. Malah sekarang terbalik kaya nelan air liurnya kembali," pungkasnya.
Seperti diketahui, kebijakan PPN 12 persen akan mulai berlaku pada awal Januari 2025. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang sudah disahkan DPR.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






