Hasto Jadi Tersangka Kasus Suap KPK, Berikut Profil Lengkap dan Rekam Jejak Politiknya

AKURAT.CO Hasto Kristiyanto, yang dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Harun Masiku.
Hasto diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b, atau Pasal 13 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
Surat perintah penyidikan atau sprindik bernomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 menyebutkan bahwa penetapan Hasto sebagai tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada 20 Desember 2024.
Penetapan ini juga dilakukan setelah pimpinan baru KPK dilantik di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Sehubungan dengan itu, berikut profil dan rekam jejak Hasto Kristiyanto yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tersangka, Pimpinan KPK: Secepatnya Kita Gelar Konferensi Pers
Profil Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto, lahir di Yogyakarta pada 7 Juli 1966, adalah seorang politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Ia menempuh pendidikan dasar di SD dan SMP Gentan, kemudian melanjutkan ke SMA Kolese De Britto Yogyakarta.
Hasto meraih gelar sarjana di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan jurusan Teknik Kimia pada tahun 1991 dan juga menempuh pendidikan bisnis di Prasetya Mulya Business School, Jakarta.
Sejak masa kuliah, Hasto aktif dalam organisasi mahasiswa dan menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM, yang membentuk dasar kepemimpinannya di dunia politik.
Rekam Jejak Politik Hasto Kristiyanto
Karier politik Hasto dimulai pada tahun 2002 ketika ia bergabung dengan PDIP sebagai Wakil Sekretaris Bidang II Media Massa dan Penggalangan.
Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDIP pada tahun 2004 dan menjabat di Komisi VI yang menangani perdagangan, perindustrian, investasi, dan koperasi hingga 2009.
Pada tahun 2014, Hasto diangkat sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDIP menggantikan Tjahjo Kumolo yang menjadi Menteri Dalam Negeri.
Ia resmi dikukuhkan sebagai Sekretaris Jenderal pada Kongres PDIP tahun 2015.
Di bawah kepemimpinannya, PDIP berhasil meraih kemenangan dalam Pemilu 2014 dan 2019, serta mendominasi berbagai Pilkada.
Dedikasinya membuatnya dipercaya untuk menjabat kembali sebagai Sekretaris Jenderal untuk periode 2019-2024.
Namun, kariernya kini tengah menghadapi tantangan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku.
Penetapan ini menambah catatan penting dalam perjalanan politiknya yang panjang dan berpengaruh di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









