Prabowo Masuk Daftar 10 Pemimpin Dunia Berpengaruh, MPR: Indonesia Semakin Diperhitungkan

AKURAT.CO Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyebut Presiden Prabowo Subianto layak masuk dalam daftar 10 besar pemimpin berpengaruh dunia.
Hal ini merujuk pada laporan media Singapura The Straits Times, yang menempatkan Prabowo di antara tokoh-tokoh dunia berpengaruh tahun 2025, sejajar dengan Presiden AS terpilih Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping.
Eddy menilai, melalui berbagai forum internasional, Prabowo berhasil memperkuat posisi Indonesia dalam tatanan geopolitik global.
"Di KTT APEC di Peru, Pak Prabowo dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia siap memimpin inisiatif perdagangan bebas yang adil dan berpihak pada negara berkembang," ujar Eddy di Jakarta, Senin (6/1/2024).
Baca Juga: DKPP Apresiasi Polri Jaga Keamanan Saat Pemilu dan Pilkada 2024
Ia juga menyinggung langkah Prabowo dalam menangani isu perubahan iklim. Dalam pertemuan dengan Sekjen PBB, Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia memimpin inisiatif global dalam menghadapi krisis iklim.
"Pak Prabowo akan memanfaatkan pengaruhnya untuk mencegah dampak krisis iklim, termasuk dengan menggandeng negara-negara maju. Kami di MPR sedang menyiapkan berbagai masukan agar Indonesia semakin kuat sebagai pemimpin transisi energi dan pengembangan energi terbarukan," tambah Eddy.
Selain itu, Eddy menyoroti diplomasi Prabowo di Timur Tengah, yang menurutnya memperkuat posisi strategis Indonesia di dunia Islam.
"Di Forum D-8 di Kairo, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya solidaritas dunia Islam untuk membela Palestina dan menghapus segala bentuk penjajahan. Ini sejalan dengan amanat konstitusi kita," jelas Eddy.
Eddy optimistis strategi diplomasi Indonesia di bawah Prabowo akan berdampak positif pada investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Kiky Saputri Ingin Anak Nanti Tak Mirip Dirinya, Takut Disebut Seperti Adul
"The Straits Times juga mencatat target ambisius Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo menjadikan Indonesia negara maju dan memanfaatkan bonus demografi yang ada," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









