Kedepankan Praduga Tak Bersalah, PDIP Belum Mau Bahas Pengganti Hasto Kristiyanto

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan belum memutuskan siapa kandidat yang akan menggantikan Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal, meskipun Hasto tengah menghadapi proses hukum dan kemungkinan penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kita belum bicara hal itu (kandidat Sekjen),” ujar Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, seusai menghadiri acara HUT PDIP ke-52 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).
Menanggapi rencana pemanggilan Hasto oleh KPK pada Senin, 13 Januari 2025, Puan menegaskan bahwa partainya menghormati proses hukum. Ia berharap Hasto tetap mematuhi aturan yang berlaku.
“Sebagai warga negara tentu saja mematuhi proses hukum yang sedang berjalan,” kata Puan dengan tegas.
Baca Juga: KPK Siap Hadapi Praperadilan Hasto Kristiyanto, Langkah Hukum Adalah Hak Tersangka
Namun demikian, Puan menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah, mengingat Hasto belum terbukti bersalah secara hukum.
Oleh karena itu, wacana penggantian posisi Sekjen belum menjadi prioritas pembahasan di internal partai.
“Kita lihat dulu apa yang akan terjadi, kita kedepankan praduga tak bersalah,” ujarnya.
Sebelumnya, Hasto Kristiyanto telah mengonfirmasi penerimaan surat panggilan dari KPK untuk hadir sebagai saksi pada Senin, 13 Januari 2025, pukul 10.00 WIB.
"Saya telah menerima surat panggilan dari KPK untuk hadir pada 13 Januari 2025," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2025).
Sebagai warga negara yang taat hukum, Hasto menegaskan akan bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan.
“Saya akan hadir dan memberikan keterangan dengan sebaik-baiknya,” ujar Hasto, yang merupakan alumnus Universitas Pertahanan (Unhan).
Baca Juga: Megawati Soroti KPK: Jangan Hanya Urus Hasto, Banyak Kasus Besar yang Diabaikan
Polemik terkait status hukum Hasto Kristiyanto memunculkan perdebatan tentang arah kepemimpinan PDIP ke depan.
Namun, partai berlambang banteng itu menegaskan tetap menghormati proses hukum seraya memastikan soliditas partai dalam menghadapi tantangan politik yang ada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








