Pertemuan Megawati dan Prabowo Diprediksi Ubah Konstelasi Politik Nasional

AKURAT.CO Rencana pertemuan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai memiliki potensi besar untuk mengubah peta politik nasional.
Pengamat politik, Adi Prayitno, menilai, langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Prabowo memiliki peluang memperluas jaringan koalisi yang lebih solid untuk kerja sama politik di masa depan.
"Pertemuan ini bisa mengubah konstelasi politik nasional. Kerja sama antara PDIP dan Prabowo akan memperkuat posisi politiknya dengan mitra koalisi yang lebih beragam di kemudian hari," ujar seorang pengamat politik, Selasa (14/1/2025).
Selain itu, pertemuan tersebut diperkirakan akan menghapus stigma eksklusivitas di kalangan partai pendukung Prabowo.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Nottingham vs Liverpool: The Reds Pasang 4-3-3 Andalkan Jota-Diaz-Salah
Tidak ada lagi anggapan bahwa partai-partai tertentu memiliki keistimewaan khusus atau hak istimewa berdasarkan kedekatan pribadi dengan Presiden.
"Partai-partai koalisi tidak lagi memiliki privilege karena hubungan personal. Ini menciptakan dinamika politik yang lebih seimbang," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa peluang kerja sama politik yang lebih luas dengan PDIP —partai terbesar dan pemenang Pemilu Legislatif— akan memberikan dukungan politik signifikan bagi Prabowo.
"PDIP sebagai partai pemenang pileg memiliki pengaruh besar yang dapat memperkuat posisi politik Prabowo," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengungkapkan bahwa pertemuan antara Megawati dan Prabowo sangat mungkin terjadi.
Menurutnya, hubungan baik antara kedua tokoh merupakan dasar yang kuat untuk mendorong pertemuan tersebut.
Baca Juga: Solusi Mudah Cari Informasi dalam Dokumen, Gemini Kenalkan Fitur 'Tanya Tentang PDF Ini'
"Seperti yang disampaikan Mbak Puan Maharani, pertemuan Presiden Prabowo dengan Ibu Megawati Soekarnoputri merupakan sesuatu yang sangat mungkin terjadi," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Basarah juga menegaskan, hubungan persahabatan yang terjalin lama antara Megawati dan Prabowo tidak akan menjadi hambatan untuk berdialog.
"Hubungan persahabatan yang sudah lama ini justru menjadi modal penting bagi pertemuan keduanya, yang diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi bangsa," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








