Megawati Jaga Hubungan Baik dengan Prabowo, Analis: Sikap Strategis untuk Stabilitas Politik

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan upaya menjaga hubungan baik dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto.
Menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensat), sinyal ini terlihat dari pesan Megawati yang disampaikan lewat putrinya, Ketua DPR RI Puan Maharani, kepada Presiden Prabowo dalam acara retreat kepala daerah.
Hensat menilai, langkah Megawati ini merupakan strategi untuk menjaga stabilitas politik, terutama dalam situasi yang sensitif bagi PDI Perjuangan.
“Ini semakin jelas, Megawati tidak ingin ada kegaduhan politik. Dia ingin menjaga ketenangan,” ujar Hensat di Jakarta, Minggu (2/3/2025).
Terkait instruksi Megawati agar kader PDIP menunda kehadiran dalam retreat kepala daerah, Hensat menyebut keputusan itu sebagai respons reaktif terhadap situasi yang mengejutkan PDIP, yakni penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK.
Baca Juga: Kemasan Mini, Sampah Maksimal: Produsen AMDK Ogah Patuhi Regulasi Pengurangan Plastik
“Hasto ditangkap, ini pertama kalinya PDIP mengalami situasi seperti ini. Jadi wajar jika Megawati bereaksi dengan menunda keikutsertaan kadernya dalam retreat,” kata Hensat.
Penahanan Hasto, menurutnya, menjadi pukulan politik dan psikologis bagi PDIP, mengingat perannya yang sentral dalam partai.
Namun, di balik reaksi tersebut, Hensat melihat Megawati tetap ingin menjaga komunikasi dengan Presiden Prabowo.
“Kelihatan kalau Megawati ingin tetap membina hubungan yang baik dengan Prabowo,” ujarnya.
Ia menambahkan, hubungan harmonis antara Megawati, sebagai pemimpin partai pemenang Pemilu Legislatif, dan Prabowo, sebagai pemenang Pilpres 2024, menjadi faktor positif bagi stabilitas politik nasional.
“Kalau pemenang pilpres dan pemenang legislatif bisa saling menghormati, tentu ini langkah baik untuk menjaga keseimbangan politik di Indonesia,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








