Akurat
Pemprov Sumsel

Sejumlah Menteri Sowan ke Jokowi, Puan: Silaturahmi Baik, Tapi Presiden Saat Ini Prabowo

Paskalis Rubedanto | 14 April 2025, 14:43 WIB
Sejumlah Menteri Sowan ke Jokowi, Puan: Silaturahmi Baik, Tapi Presiden Saat Ini Prabowo

AKURAT.CO Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, menanggapi santai soal sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang bersilaturahmi ke Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka silaturahmi Lebaran.

Puan yang juga Ketua DPR RI menuturkan, silaturahmi di masa Lebaran adalah hal yang wajar dan positif.

"Silaturahmi di masa Lebaran akan sangat baik," katanya Puan kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).

Namun begitu, dalam konteks pemerintahan saat ini, posisi presiden sudah berganti. Maka dari itu, cucu Bung Karno itu menekankan bahwa tidak ada ruang untuk munculnya matahari kembar atau dualisme kepemimpinan dalam pemerintahan saat ini.

Baca Juga: Demokrat soal Menteri Bertemu Jokowi: Biasa Saja, SBY Juga Sering Didatangi

"Matahari kembar? Presiden saat ini adalah Presiden Prabowo Subianto," tegasnya.

Sebelumnya, narasi ketakutan adanya matahari kembar ini muncul di tengah spekulasi publik terkait dinamika relasi antara Jokowi dan sejumlah menteri.

Serta potensi dualisme kepemimpinan setelah berakhirnya masa jabatan Jokowi dan dimulainya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, anggota kabinet seperti Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut Jokowi sebagai "bos" mereka saat bersilaturahmi ke kediaman Jokowi di Solo.

Selain Trenggono dan Budi, beberapa menteri lain juga diketahui mengunjungi Jokowi selama Lebaran, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; dan mantan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.