Hasto Klaim Kasusnya Produk Daur Ulang, Singgung Pengadilan Politis dan Kepastian Hukum

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, kembali menegaskan bahwa perkara hukum yang menjerat dirinya merupakan bentuk pengulangan dari kasus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
Menurutnya, perkara hukum yang menjeratnya merupakan hasil daur ulang dari kasus suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang telah inkracht sejak 2020.
"Perkara ini adalah proses daur ulang dari kasus Wahyu Setiawan yang telah inkracht," kata Hasto dalam surat terbuka yang dibacakan Juru Bicara PDIP Guntur Romli sebelum sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (25/4/2025).
Baca Juga: Bukan Karena Hasto, Jadwal Kongres PDIP Masih Tunggu Perintah Megawati
Hasto menilai, pengulangan kasus tersebut sebagai ancaman serius terhadap kepastian hukum. Menurutnya, sidang yang dihadapinya telah bergeser menjadi pengadilan politik yang menjauh dari semangat keadilan dan hukum yang beradab.
Dia juga menyindir kampanye 'Save KPK', yang menurutnya seharusnya tidak semata soal kelembagaan, melainkan menyelamatkan nilai-nilai dasar seperti keadilan, kemanusiaan, dan akuntabilitas.
Pihak kuasa hukum Hasto menyatakan, bahwa para saksi yang dihadirkan jaksa dalam persidangan hari ini merupakan pengulangan dari persidangan tahun 2020 dan tidak memiliki relevansi langsung dengan kliennya.
"Penegakan hukum tidak boleh membungkam nilai-nilai kemanusiaan. Proses hukum yang benar seharusnya menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kepentingan umum,” tutup Hasto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







