Komisi I DPR Yakin Kepemimpinan Prabowo Mampu Jaga Indonesia di Tengah Ancaman Konflik Global

AKURAT.CO Komisi I DPR RI menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika geopolitik global, termasuk potensi ancaman konflik antarnegara besar seperti Iran dan Israel.
Pernyataan ini disampaikan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema Langkah Konkret Antisipasi Dampak Meluasnya Perang Israel-Iran, yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6/2025).
“Kami percaya bahwa Pak Prabowo bisa membawa negara ini dalam percaturan dunia, menjaga keamanan, dan memainkan peran aktif Indonesia secara global,” ujar Nurul.
Ia menegaskan, posisi Presiden sebagai panglima tertinggi sesuai amanat Undang-Undang menjadi jaminan bahwa arah kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpijak pada prinsip perdamaian dan stabilitas kawasan.
“Beliau itu panglima tertinggi sesuai dengan konstitusi. Jadi kita tak perlu khawatir, karena Presiden tidak akan membawa bangsa ini ke jurang konflik. Indonesia akan tetap menjunjung tinggi prinsip perdamaian, sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945,” jelasnya.
Nurul juga memastikan bahwa Komisi I DPR menjalankan fungsi pengawasan terhadap kesiapan pemerintah dalam menghadapi dampak dari konflik global yang makin kompleks.
Baca Juga: Komisi I DPR Akan Temui Presiden Prabowo Bahas Sikap Indonesia soal Konflik Iran-Israel
“Kami meyakini pemerintah telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi. Apalagi kita tahu Pak Prabowo sangat responsif terhadap dinamika geopolitik seperti ini,” ujarnya.
Politisi Golkar ini menegaskan dukungan terhadap prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, menjunjung tinggi keadilan sosial, dan konsisten dalam mendorong penyelesaian damai terhadap berbagai konflik internasional.
“Kami mendukung setiap resolusi damai yang diupayakan oleh pemerintah, karena Indonesia punya tradisi panjang dalam diplomasi damai dan peran aktif di forum internasional,” katanya.
Nurul juga menyuarakan harapan agar konflik bersenjata seperti yang terjadi antara Iran dan Israel, serta Rusia dan Ukraina, bisa segera diakhiri secara permanen.
"Kita tentu berharap semua perang ini bisa benar-benar berakhir, bukan hanya dengan gencatan senjata jangka pendek. Perang di Gaza, Ukraina, hingga ketegangan Iran-Israel harus dihentikan. Kita tidak tahu persis kepentingan apa yang terus memelihara konflik ini, tapi jelas rakyat sipil yang paling menderita,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








