Akurat
Pemprov Sumsel

PDIP Tak Hadir di Kongres PSI, Said Abdullah: Kita Diundang Apa Tidak, Saya Tidak Tahu

Ahada Ramadhana | 21 Juli 2025, 17:47 WIB
PDIP Tak Hadir di Kongres PSI, Said Abdullah: Kita Diundang Apa Tidak, Saya Tidak Tahu

AKURAT.CO Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi satu-satunya partai yang tidak hadir dalam penutupan kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).

Menanggapi hal ini, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi dan konfirmasi yang diterima terkait penyelenggaraan kongres PSI.

"Wah, no comment saya tidak tahu apa-apa, saya belum dapat konfirmasi dari manapun yah," ujarnya saat ditemui di Gedung Parlemen DPR/MPR RI, Senin (21/7/2025).

Baca Juga: Konsep Partai Tbk PSI Dinilai Gimmick Politik dan Tak Substansial

Said yang juga Ketua Banggar DPR menekankan, tidak mengetahui apakah partainya diundang atau tidak dalam kongres tersebut. "Tidak dapat konfirmasi dari berbagai dari DPP juga enggak ada konfirmasi. Kita diundang apa tidak saya tidak tahu, enggak dapat konfirmasi," ujarnya.

Sebelumnya, penutupan kongres PSI di hadiri oleh para ketua umum seperti Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas, perwakilan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, dan beberapa partai lainnya.

Agenda ini pun dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, serta Presiden ke- 7 Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui, PSI mencetak tonggak baru dalam sejarah perpolitikan nasional dengan menjadi partai pertama yang memilih ketua umum melalui sistem pemungutan suara langsung oleh seluruh kader secara nasional.

Baca Juga: Di Kongres PSI 2025, Prabowo Hampir Salah Sebut Bahlil sebagai Ketum Gerindra

Kaesang Pangarep resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSI periode 2025–2030, melalui mekanisme e-voting yang melibatkan lebih dari seratus lima puluh ribu anggota partai di seluruh Indonesia.

Kaesang mengatakan, keberanian PSI menggelar pemilihan ketua umum secara langsung adalah bentuk nyata pembaruan budaya politik yang inklusif dan partisipatif.

"Setidaknya kita sudah berani memulai budaya politik yang baru. One man, one vote. Satu anggota, satu suara," tegas Kaesang, dalam pidato kemenangannya di acara Kongres PSI, yang digelar di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.