Demokrat: Isu Partai Biru Dalang Polemik Ijazah Palsu Jokowi Sudah Selesai

AKURAT.CO Partai Demokrat memastikan isu soal "partai biru" sebagai dalang di balik polemik ijazah palsu mantan Presiden RI, Joko Widodo, telah berakhir.
Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, menjelaskan, pernyataan langsung Jokowi yang menyebut Presiden ke-6 RI, sekaligus Ketua Mejalis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai negarawan sudah cukup untuk menutup isu tersebut.
"Kami sudah anggap selesai ya. Pak Jokowi sudah menyampaikan bahwa Pak SBY adalah negarawan yang baik, tidak pernah terlibat dalam urusan persoalan banyak pihak yang sekarang membicarakan tentang ijazahnya Pak Jokowi," ujarnya, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (5/8/2025).
Pernyataan Herman menjawab pertanyaan mengenai apakah Demokrat masih akan melanjutkan jalur hukum atas polemik tersebut. Yang sebelumnya sempat disinggung Ketua Fraksi Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.
"Saya kira ya, menurut saya sudah selesai. Dengan pernyataan Pak Jokowi sudah selesai," katanya.
Herman juga menegaskan jika ada proses lanjutan di luar pernyataan resmi Jokowi, maka hal itu bukan lagi menjadi ranah Partai Demokrat.
Baca Juga: AHY Matangkan Kekuatan Internal Demokrat untuk Menatap Tahun Politik
"Dan tentu proses lainnya di luar daripada urusan kami. Di luar daripada urusan kami," ujar anggota Komisi VI DPR tersebut.
Polemik mengenai ijazah Presiden Jokowi sempat menyeret nama SBY. Menyusul berbagai tudingan di media sosial yang mencoba mengaitkan pemerintahan sebelumnya dengan isu administrasi pendidikan Jokowi.
Koordinator Juru Bicara DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, sebelumnya menduga ada upaya segelintir pihak yang ingin mencemarkan nama baik partainya dengan membuat fitnah.
Baca Juga: Fraksi Demokrat Desak Audit Total Food Station: Jangan Main-main dengan Perut Rakyat!
"Tuduhan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar. Istilah partai biru yang diarahkan kepada Partai Demokrat merupakan upaya insinuatif yang menyesatkan dan mencemarkan nama baik kami," jelasnya, pada Senin (28/7/2025).
Herzaky juga turut menyoroti sosok mantan Menpora, Roy Suryo, yang gencar dalam menyuarakan isu dugaan ijazah palsu Jokowi.
Dia menyebut bahwa Roy Suryo sudah bukan kader Demokrat sejak tahun 2019.
Baca Juga: Sorotan Partai Demokrat Soal Keunggulan Serta Tantangan Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
"Saudara Roy Suryo, yang beropini terkait dugaan ijazah palsu, bukan lagi bagian dari Partai Demokrat. Ia telah mengundurkan diri sejak tahun 2019. Keputusan tersebut diterima karena adanya perbedaan pandangan yang tidak lagi sejalan dengan arah kebijakan partai," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







