Akurat
Pemprov Sumsel

Diplomasi Presiden Prabowo Kembalikan Posisi Strategis Indonesia di Kancah Dunia

Paskalis Rubedanto | 22 Oktober 2025, 00:00 WIB
Diplomasi Presiden Prabowo Kembalikan Posisi Strategis Indonesia di Kancah Dunia

AKURAT.CO Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto selama satu tahun terakhir dinilai berhasil mengembalikan posisi strategis Indonesia di panggung internasional.

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mengatakan langkah-langkah diplomasi yang ditempuh pemerintahan saat ini mencerminkan visi besar Indonesia sebagai negara berdaulat, berperan aktif, dan berpengaruh di kancah global.

“Selama satu tahun terakhir, Presiden Prabowo berhasil membawa Indonesia kembali ke posisi strategis di dunia. Diplomasi yang dilakukan menunjukkan komitmen negara untuk berperan aktif dan berpengaruh secara internasional,” ujar Oleh Soleh, Selasa (21/10/2025).

Oleh menyoroti pentingnya konsistensi pemerintah dalam memperjuangkan isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Menurutnya, sikap ini memperkuat posisi moral Indonesia sekaligus menegaskan jati diri bangsa yang berpihak pada keadilan dan perdamaian.

“Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ini bukan hanya soal politik, tapi juga nilai kemanusiaan yang dijunjung Indonesia,” tambah politisi Fraksi PKB tersebut.

Baca Juga: Jelang Hari Santri, Wapres Gibran Hadirkan Pelajaran Kebangsaan untuk Santri

Selain itu, Presiden Prabowo aktif memperluas kerja sama bilateral dan multilateral dengan berbagai negara, memperkuat peran Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan serta membuka peluang kerja sama di bidang ekonomi, pertahanan, dan teknologi.

“Dunia kini kembali memperhitungkan Indonesia. Kami berharap diplomasi aktif ini terus berlanjut, terutama dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” tutup Oleh Soleh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.