Diplomasi Presiden Prabowo Berorientasi Hasil Nyata untuk Kepentingan Nasional

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto, menegaskan, setiap langkah diplomasi luar negeri Indonesia selalu diarahkan pada pencapaian hasil yang konkret dan berdampak langsung bagi kepentingan nasional.
Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat bertemu dengan sejumlah mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri RI, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengatakan, orientasi diplomasi yang menitikberatkan pada hasil nyata itu tercermin dari berbagai capaian strategis yang berhasil diraih Indonesia dalam satu tahun terakhir.
Salah satu capaian penting adalah bergabungnya Indonesia dengan BRICS, forum ekonomi global yang beranggotakan negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar dunia seperti Brasil, Rusia, Tiongkok, dan India.
“Indonesia bergabung dengan BRICS yang beranggotakan negara-negara dengan kekuatan ekonomi dunia,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Selain itu, Indonesia juga berhasil mengamankan penetapan tarif dagang nol persen untuk produk nasional di 27 negara Uni Eropa, yang dinilai memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.
Capaian strategis lainnya adalah kesepakatan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi, yang memungkinkan Indonesia memiliki fasilitas khusus bagi jemaah haji, sekaligus memperkuat pelayanan dan perlindungan warga negara di luar negeri.
Tak hanya di bidang ekonomi dan pelayanan publik, Teddy menyebut Indonesia juga mencatat peran penting dalam upaya perdamaian global.
Indonesia turut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi oleh Amerika Serikat.
“Indonesia mencatat sejarah dengan ikut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina. Pascapenandatanganan perjanjian tersebut, jumlah konflik dan korban dilaporkan menurun secara signifikan,” kata Teddy.
Melalui pendekatan diplomasi yang proaktif dan berorientasi pada hasil, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat posisi strategis di tingkat global, sekaligus memastikan setiap kebijakan luar negeri memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia serta berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









