Misbakhun: Irisan Anggaran MBG dan Pendidikan Bagian dari Strategi Cerdas APBN

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai, polemik terkait irisan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pos pendidikan tidak perlu dibesar-besarkan.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi kebijakan fiskal pemerintah dalam mengoptimalkan APBN.
Menurutnya, ketika pemerintah memutuskan untuk memperluas cakupan dan memperkuat penerima manfaat MBG, maka penyesuaian skema anggaran menjadi hal yang wajar.
Ia menyebut pendekatan ini sebagai kebijakan lintas sektor atau cross cutting budget policy.
“Sebagai strategi penganggaran, keputusan itu sah dan rasional. Justru patut diapresiasi sebagai langkah cerdas, bukan dipolitisasi seolah-olah terjadi salah alokasi,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).
Ia menambahkan, pelaksanaan MBG pada 2026 berjalan lancar dan telah menjangkau berbagai daerah.
Baca Juga: Anggaran MBG Diloloskan DPR, Mengapa PDIP Telat Menanduk?
Di sisi lain, anggaran pendidikan disebutnya tetap meningkat setiap tahun, sejalan dengan amanat konstitusi yang menetapkan alokasi minimal 20 persen dari total belanja negara.
Karena nilai APBN terus bertumbuh, lanjut Misbakhun, nominal anggaran pendidikan pun otomatis ikut naik.
Ia menilai tidak tepat jika strategi penganggaran MBG kemudian dipertentangkan dengan kebutuhan pembangunan sektor pendidikan.
“Tidak benar jika dikatakan pembangunan pendidikan terabaikan. Pemerintah tidak pernah memangkas anggaran infrastruktur pendidikan,” tegasnya.
Ia juga menyinggung pembangunan sekolah rakyat di berbagai wilayah pelosok yang digerakkan Kementerian Sosial sebagai bukti komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan.
Bagi Misbakhun, perhatian negara terhadap pendidikan tetap menjadi prioritas.
Ia menekankan bahwa investasi di sektor ini merupakan fondasi penting untuk menyiapkan generasi unggul di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










