Akurat
Pemprov Sumsel

Tak Undang Anies di Halalbihalal SBY, Demokrat Dinilai Jaga Keseimbangan Koalisi

Ayu Rachmaningtyas | 26 Maret 2026, 21:37 WIB
Tak Undang Anies di Halalbihalal SBY, Demokrat Dinilai Jaga Keseimbangan Koalisi
Anies Baswedan.

AKURAT.CO Keputusan Partai Demokrat tidak mengundang Anies Baswedan dalam acara halalbihalal yang digelar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026), dinilai sebagai langkah politik untuk menjaga keseimbangan di internal koalisi pemerintahan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai keputusan tersebut tidak terlepas dari kepentingan Demokrat dalam merawat hubungan dengan Koalisi Merah Putih.

“Kalau saya lihat, pernyataan Demokrat yang menyatakan tidak mengundang Anies Baswedan pada acara HBH SBY, demi menjaga perasaan dan posisi di internal koalisi pemerintahan atau Merah Putih,” ujar Iwan saat dihubungi Akurat.co, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, langkah itu juga berkaitan dengan upaya Demokrat menjaga hubungan baik dengan Prabowo Subianto serta menghindari potensi kesalahpahaman politik.

“Terutama Demokrat berkepentingan menjaga hubungan baik dan menghindari kesalahpahaman dengan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Iwan menilai, posisi Anies dalam peta politik saat ini menjadi pertimbangan utama, mengingat sikap koalisi pemerintahan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah cukup jelas.

“Kita semua tahu bagaimana Pak Prabowo dan koalisi pemerintah memposisikan Anies. Jadi lebih pada hal itu,” jelasnya.

Baca Juga: PUI: Komisi III DPR Harus Dorong Polri Tuntaskan Kasus-kasus Besar hingga ke Akarnya

Ia menambahkan, keputusan tersebut juga tidak lepas dari kalkulasi politik jangka panjang, termasuk menuju kontestasi Pemilihan Presiden 2029.

Menurutnya, langkah Demokrat mencerminkan dinamika politik koalisi yang masih terus beradaptasi pasca-Pilpres 2024, sekaligus menunjukkan kehati-hatian partai dalam menjaga posisi di tengah konfigurasi kekuasaan saat ini.

“Tentu akan ada kaitannya juga dengan proses politik menuju Pilpres 2029 nanti. Makanya Demokrat harus bersikap hati-hati dan antisipatif dalam perilaku, kebijakan politik, dan langkah partai ke depannya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar, menyatakan panitia memang tidak mengundang Anies dalam acara tersebut.

Namun, ia menegaskan tuan rumah tetap bersikap terbuka terhadap tamu yang hadir.

“Panitia tidak mengundang. Namun, layaknya tuan rumah yang baik, siapapun yang datang, kami perlakukan dengan baik,” ujarnya.

Renanda juga memastikan tidak ada perbincangan khusus antara Anies, SBY, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ia menyebut pertemuan yang terjadi hanya sebatas salam singkat.

“Tidak ada perbincangan. Hanya ketika Anies datang dan menghampiri Mas AHY dan Pak SBY, mereka bersalaman. Itu saja,” katanya.

Baca Juga: Warga Bantaran Rel Senen Girang Disambangi Prabowo: Baru Pertama Kali Presiden ke Sini

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.