NasDem Desak Tempo Minta Maaf 1x24 Jam Soal Isu Merger dengan Gerindra

AKURAT.CO DPW Partai NasDem Jakarta mendesak manajemen Tempo untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh kader Partai Nasdem, terkait pemberitaan Majalah Tempo yang menyinggung isu merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra.
Ketua DPW Partai NasDem Jakarta, Wibi Andrino, menilai pemberitaan itu tidak hanya menimbulkan kesan keberpihakan, tetapi juga merendahkan harkat dan martabat kader NasDem.
"Tempo mengesankan berpihak kepada NasDem, tapi bagi kami di NasDem apa yang ditampilkan di Tempo itu adalah merendahkan harkat dan martabat kader partai NasDem," kata Wibi saat ditemui di Kantor Tempo, Jalan Palmerah Barat, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Kader Nasdem Geruduk Gedung Tempo, Protes Isu Merger dengan Gerindra
Dalam pertemuan antara direksi Tempo dengan kader NasDem, kedua pihak mengakui adanya ketidaksesuaian persepsi. NasDem menuntut klarifikasi sekaligus permintaan maaf resmi dari Tempo.
Menurutnya, manajemen Tempo telah menyatakan kesediaan untuk memuat permintaan maaf dalam waktu 1x24 jam. Dia menilai, permintaan maaf tidak cukup disampaikan secara langsung dalam forum audiensi, melainkan harus dipublikasikan agar diketahui khalayak luas.
"Bukan hanya yang hadir di sini, tetapi masyarakat Indonesia dan kader NasDem di pelosok negeri ini, juga secara langsung lewat pemberitaan yang Tempo akan tampilkan," ujarnya.
Saat ini, pihaknya memilih menunggu realisasi komitmen tersebut sebelum mengambil langkah lanjutan. Wibi memastikan partainya tidak akan tinggal diam jika janji itu tidak ditepati.
"Jika dalam 1x24 jam tidak ada permintaan maaf, kami akan datang kembali dengan jumlah kader yang lebih banyak. Selain itu, kami juga akan membawa persoalan ini ke Dewan Pers," tuturnya.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi NasDem, Ahmad Jupiter, menilai cover Majalah Tempo edisi 12 April 2026 menampilkan visual yang melampaui batas kritik konstruktif. Dia mengatakan, ilustrasi yang digunakan telah merendahkan sosok Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Baca Juga: NasDem Tertarik Beli Hak Penamaan Halte Gondangdia, Minta Aturan Transparan
"Ilustrasi uang digunakan tidak lagi sekedar menyampaikan pesan, tetapi berpotensi membentuk persepsi yang merendahkan Bapak Surya Paloh secara tidak proporsional," kata Jupiter.
Dia menambahkan, Majalah Tempo hanya menampilkan jurnalisme yang bersifat insinuatif dan tidak bertanggung jawab. Menurutnya, baik judul dan foto cover halaman depan, serta isi tulisan dari rangkuman dan analisis dalam laporan utama, terdapat catatan yang jelas menyingung seluruh kader Partai NasDem.
Pertama, Tempo telah melakukan upaya pelecehan secara sistematis dengan maksud merendahkan martabat pimpinan dan institusi Partai NasDem dengan menampilkan judul cover 'PT NasDem Indonesia Raya TBK'.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








