Ahmad Luthfi Tekankan Gotong Royong dan Solidaritas Kekuatan Utama Pembangunan Jateng

AKURAT.CO Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menghadiri acara halalbihalal Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung hangat dan kebersamaan ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat sinergitas pemerintah dan masyarakat.
Luthfi mengatakan, semangat gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun Jawa Tengah. Halalbihalal ini bukan hanya sekadar tradisi setelah Idul Fitri, melainkan ruang strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat kolaborasi, serta menjaga solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
"Gotong royong adalah kekuatan kita," ujar Luthfi, di Solo, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga: Apresiasi Inisiatif GP Ansor Jateng, Wapres Gibran Dukung Penguatan Literasi Digital Generasi Muda
Sekretaris Jenderal DPP Pasbata, Sri Kuntoro Budianto, mengatakan kehadiran relawan di Solo merupakan bentuk upaya menyatukan tekad dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran. Dia menegaskan, kejujuran merupakan prinsip utama yang harus dipegang setiap anggota Pasbata.
"Kita menyatukan tekad untuk membela pemimpin kita dengan cara-cara yang benar. Kebenaran dan kejujuran itu utama, tidak boleh dibiarkan ada hoaks. Jika menjumpai informasi yang tidak benar, tidak perlu kita balas dengan komentar negatif, cukup adukan ke pihak berwenang agar diproses," ujar Kuntoro.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Pasbata Jawa Tengah, Budiyanto Hadinagoro, mengajak seluruh anggota untuk semakin memperkuat soliditas dan komitmen dalam mendukung pemerintahan.
Dia menegaskan, masyarakat Jawa Tengah adalah 'petarung' yang harus memiliki semangat dalam membela kepentingan bangsa dan negara. Dia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap solid dalam mendukung Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Jateng, Tinjau Pengelolaan Sampah hingga Proyek Hilirisasi
Selain itu, dia menekankan pentingnya dukungan terhadap kepemimpinan di tingkat daerah dengan menyebut Luthfi sebagai figur yang perlu didukung dalam memimpin Jawa Tengah.
Dia juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar berani melawan penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan. "Saya bertanya kepada anak-anak muda, berani tidak melawan berita hoaks?" tegas Budi, yang disambut antusias oleh para peserta.
Dia berharap, generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran informasi sekaligus memperkuat persatuan di tengah derasnya arus informasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







