Demi Redam Serangan ke Partai, Ade Armando Mundur dari PSI

AKURAT.CO Ade Armando resmi mengundurkan diri sebagai kader politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan itu diambil untuk mencegah dampak negatif yang lebih luas terhadap PSI.
“Saya mohon izin, melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik antara saya dan PSI, tetapi saya mundur demi kebaikan bersama,” ujar Ade dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Ade menjelaskan, selama ini dirinya kerap menjadi sasaran kritik dan pelaporan atas berbagai pernyataan dan komentar yang disampaikannya di ruang publik.
Situasi tersebut memuncak setelah adanya laporan dari sejumlah organisasi yang menuduhnya melakukan hasutan, provokasi, hingga penyebaran fitnah.
Namun, ia menilai persoalan menjadi berbeda ketika serangan tidak hanya ditujukan kepada dirinya, tetapi juga merembet ke partai.
“Bagi saya, tidak ada satu pun dari pelaporan tersebut yang saya anggap benar. Bahkan sebagian merupakan fitnah,” tegasnya.
Baca Juga: Siswa Sekolah Victory Plus Sukses Pentaskan Drama Musikal “School of Rock” di Bekasi
Ia juga menegaskan bahwa berbagai konten kritik yang disampaikannya, termasuk melalui CokroTV, tidak pernah melibatkan atau sepengetahuan PSI.
Termasuk kritik terhadap Jusuf Kalla yang disebutnya sebagai bagian dari kerja jurnalistik.
“PSI bahkan tidak mengetahui pembuatan konten tersebut. Kritik yang saya sampaikan adalah kerja saya bersama rekan-rekan,” ujarnya.
Menurut Ade, berbagai tudingan terhadap dirinya telah berdampak pada kader dan pimpinan PSI, termasuk Grace Natalie.
“Ada serangan bertubi-tubi terhadap PSI. Bahkan ada cerita bahwa pimpinan partai dipersulit dalam kerja-kerja politik ke depan,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut tidak adil bagi partai. Karena itu, ia memilih mundur agar seluruh konsekuensi dari pernyataannya tidak dibebankan kepada PSI.
“Jika saya masih menyampaikan kritik yang tidak bisa diterima pihak tertentu, jangan serang PSI. PSI tidak tahu apa-apa soal itu,” tuturnya.
Dengan pengunduran diri ini, Ade menegaskan seluruh tanggung jawab atas aktivitasnya, termasuk yang berkaitan dengan CokroTV dan Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), menjadi tanggung jawab pribadi.
“Dengan berat hati saya menyatakan mundur dari PSI. Semua konsekuensi adalah tanggung jawab saya dan rekan-rekan di CokroTV serta PIS,” ujarnya.
Baca Juga: Crystalin Hadirkan Solusi Hidrasi Praktis di Tengah Gaya Hidup Dinamis
Ia juga menyatakan siap menghadapi proses hukum apabila laporan yang ada hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi.
“Jika itu hanya menyasar saya, saya tidak keberatan. Saya siap menghadapi,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










